Firasat di Pertemuan Terakhir M Bagus Khoirunnas Sebelum Hilang di Anak Krakatau - Go Parlement | Portal Berita

Firasat di Pertemuan Terakhir M Bagus Khoirunnas Sebelum Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, September 12, 2026

 



Serang(BANTEN). GP – Hilangnya lima jurnalis bersama tiga awak kapal di sekitar Gunung Anak Krakatau meninggalkan duka dan kecemasan bagi keluarga serta rekan-rekan mereka. Salah satu yang masih dalam pencarian adalah M. Bagus Khoirunnas, jurnalis yang ikut dalam perjalanan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.


Di tengah pencarian yang terus dilakukan tim SAR, cerita mengenai pertemuan terakhir Bagus dengan rekan-rekannya kembali terungkap. Momen tersebut dikenang karena ada sejumlah hal yang dinilai berbeda dari biasanya sebelum Bagus berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.


Rekan Bagus mengungkapkan bahwa pertemuan terakhir itu terjadi sebelum rombongan berangkat melakukan peliputan. Tidak ada yang menyangka bahwa perjalanan tersebut kemudian berubah menjadi pencarian besar-besaran setelah rombongan kehilangan kontak.


Bagus diketahui menjadi bagian dari rombongan jurnalis yang berangkat ke kawasan Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik. Bersama sejumlah awak kapal, mereka menggunakan speedboat menuju wilayah perairan sekitar gunung api tersebut.


Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus. Hingga beberapa hari setelah dilaporkan hilang, keberadaan Bagus bersama tujuh orang lainnya belum diketahui secara pasti.


Kondisi tersebut membuat keluarga dan rekan-rekan Bagus terus berharap adanya kabar baik dari operasi pencarian. Berbagai unsur SAR dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan di sekitar Anak Krakatau.


Pencarian tidak mudah dilakukan. Selain wilayah perairan yang luas, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan kondisi cuaca menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.


Sejumlah kapal juga dikerahkan untuk menyisir kawasan yang diperkirakan menjadi jalur perjalanan rombongan. Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk kemungkinan kapal terbawa arus ke wilayah yang lebih jauh.


Kisah mengenai pertemuan terakhir Bagus pun menjadi perhatian karena menggambarkan sosoknya sebelum menjalankan tugas jurnalistik tersebut. Rekan-rekannya masih mengingat percakapan dan momen terakhir sebelum mereka berpisah.


Bagi keluarga, setiap informasi mengenai Bagus menjadi sangat berarti. Mereka berharap pencarian tidak berhenti sampai ada kepastian mengenai keberadaan seluruh korban.


Hilangnya Bagus dan tujuh orang lainnya terjadi ketika aktivitas Gunung Anak Krakatau tengah menjadi perhatian akibat erupsi dan keluarnya material vulkanik. Kondisi tersebut membuat aktivitas peliputan di sekitar kawasan gunung api memiliki risiko tersendiri.


Meski demikian, operasi pencarian terus dilakukan. Tim SAR berupaya menemukan petunjuk yang dapat mengarahkan mereka kepada posisi rombongan, baik melalui penyisiran laut maupun pencarian di sekitar kawasan yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir mereka.


Cerita dari rekan Bagus mengenai pertemuan terakhir kini menjadi bagian dari kenangan orang-orang yang menantikan kepulangannya. Harapan keluarga dan rekan-rekan tetap sama, yakni Bagus dan seluruh korban lainnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.


Hingga pencarian memberikan kepastian, keluarga masih menunggu kabar dari tim SAR. Bagi mereka, setiap temuan di lapangan menjadi harapan baru untuk mengetahui keberadaan Bagus serta tujuh orang lainnya yang hingga kini masih dinyatakan hilang.


#GP | DF | Sumber Kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS