Wako Hendri: UMKM Jangan Hanya Bisa Produksi, Pemasaran Harus Jadi Prioritas - Go Parlement | Portal Berita

Wako Hendri: UMKM Jangan Hanya Bisa Produksi, Pemasaran Harus Jadi Prioritas

Senin, Agustus 03, 2026

 


Padang Panjang(SUMBAR).GP— Mampu menghasilkan produk belum cukup untuk menjamin usaha bertahan dan berkembang. Pelaku UMKM juga harus menguasai pasar, berani berinovasi, serta menyiapkan anggaran pemasaran secara konsisten.


Pesan itu disampaikan Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, saat membuka Pelatihan Wirausaha Muda Pemula dalam rangka Peningkatan Pengembangan Pelaku Wirausaha Muda Kota Padang Panjang di Hotel Pangeran, Senin (3/8/2026).


Hendri mengingatkan para wirausaha muda agar tidak terjebak pada pola pikir bahwa keberhasilan usaha hanya ditentukan oleh kemampuan memproduksi barang atau jasa.


Menurut dia, produk yang bagus tidak otomatis mendatangkan pembeli jika tidak ditopang strategi pemasaran yang tepat.


“Yang paling penting dalam usaha ini adalah menyediakan anggaran untuk pemasaran. Pemasaran sangat dibutuhkan dalam kita berusaha,” ujar Hendri.


Ia menilai pemasaran harus ditempatkan sebagai bagian dari perencanaan bisnis, bukan sekadar aktivitas tambahan setelah produk selesai dibuat.


Dengan pemasaran yang terencana dan konsisten, pelaku usaha dapat memperkenalkan produk, membangun pasar, memperluas jangkauan konsumen, sekaligus membaca perubahan selera dan kebutuhan masyarakat.


Hendri juga mengingatkan bahwa membangun usaha membutuhkan keberanian untuk memulai dan kesiapan menghadapi risiko.


“Bisnis yang sukses memerlukan keberanian untuk memulai dan menghadapi risiko rugi. Karena tanpa mencoba, kesuksesan tidak akan tercapai,” katanya.


Di sisi lain, Pemerintah Kota Padang Panjang, kata Hendri, terus berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM dan wirausaha muda.


Dukungan pemerintah diberikan melalui berbagai program, mulai dari akses permodalan berupa pinjaman dengan bunga nol persen, bantuan desain kemasan, hingga penyediaan ruang pemasaran di lokasi strategis seperti Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM).


Namun, dukungan tersebut tidak akan optimal jika tidak diikuti keseriusan pelaku usaha dalam mengelola bisnis.


Hendri meminta wirausaha muda tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah, tetapi mampu membangun usaha secara mandiri dengan memperkuat produk, pemasaran, inovasi, dan kemampuan membaca peluang.


“Bisnis itu harus terus berinovasi dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. Tetapi jangan lupa, anggaran untuk pemasaran harus disiapkan dan dilakukan secara konsisten,” katanya.


Selain pemasaran dan inovasi, Hendri menekankan pentingnya menjaga kepercayaan konsumen dan mitra usaha.


Menurutnya, integritas dan nama baik merupakan modal jangka panjang yang tidak kalah penting dibandingkan modal finansial.


“Kalau sudah dipercaya, itu menjadi modal besar dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.


Karena itu, ia mendorong wirausaha muda Padang Panjang membangun bisnis bukan sekadar untuk mengejar keuntungan sesaat, melainkan menciptakan usaha yang memiliki pasar, mampu beradaptasi, dan bertahan dalam persaingan.


Bagi Hendri, keberanian memulai adalah langkah pertama. Namun, kemampuan memasarkan dan menjaga kepercayaan menjadi penentu apakah sebuah usaha mampu bertahan dan tumbuh.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS