Padang Panjang (SUMBAR),GP - Komitmen untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan bebas stunting ditunjukkan melalui kolaborasi antara Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat dengan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang.
Bertempat di SDN 07 Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Rabu (12/08/2026), kedua instansi tersebut menggelar kegiatan edukasi bertajuk B2SA Goes to School. Sosialisasi yang menyasar ratusan siswa ini merupakan program dari Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Pangan Sumbar.
Kepala Dinas Pangan Sumbar, Drs. Iqbal Ramadi Payana, M.Si yang hadir langsung mengatakan, edukasi pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) adalah amanat Undang-Undang Pangan No. 18 Tahun 2012. Ia menjelaskan, konsep ini merujuk pada pedoman Isi Piringku.
"Sepertiga makanan pokok, sepertiga sayur, seperenam lauk dan seperenam buah. Jika ini diterapkan sejak dini, kita bisa mencegah stunting, obesitas pada anak, hingga penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi di masa depan," terang Iqbal di hadapan 150 peserta.
Tak hanya soal kesehatan, Iqbal menambahkan gerakan B2SA juga mendorong kemandirian pangan lokal. Siswa diajak untuk tidak bergantung pada beras saja, melainkan mencintai pangan lokal seperti ubi, singkong, talas, ikan dan buah-buahan lokal yang lebih hemat dan bergizi.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Dispangtan Kota Padang Panjang, drh. Varia Warvis, M.Ec.Dev menegaskan pentingnya edukasi gizi pada fase sekolah dasar yang merupakan masa emas pertumbuhan otak dan fisik.
"Pola makan sehari-hari adalah kunci SDM berkualitas. Lewat B2SA kita tanamkan bahwa enak itu tidak harus mahal, dan kenyang itu tidak identik dengan nasi saja," kata Varia.
Menurutnya, menu B2SA terbukti mampu meningkatkan konsentrasi belajar dan daya tahan tubuh anak di sekolah.
Pada kesempatan itu, Varia menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar atas dukungan anggaran sehingga kegiatan ini bisa terlaksana. Ia juga berterima kasih atas sinergi dari TP PKK Kota Padang Panjang, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kelurahan Silaing Bawah, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang.
Acara yang dikemas dengan dongeng interaktif oleh Uda Obe & Anomon ini ditutup dengan pemberian reward bagi siswa yang aktif menjawab pertanyaan seputar gizi seimbang.
"Kita berharap anak-anak tumbuh sehat, aktif, cerdas dan berprestasi. Bebas stunting dan masalah gizi lainnya menuju Generasi Emas 2045," pungkas Varia. (Kim)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar