Indragiri Hilir (RIAU).GP- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 M di Pondok Al-Insyirah Polsek Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (28/8/2026), berlangsung khidmat dan penuh nuansa keagamaan.
Kegiatan mengangkat tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat silaturahmi antara jajaran kepolisian dengan pemerintah kecamatan, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Tembilahan Hulu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, S.H., M.H., Camat Tembilahan Hulu Denny Satriyanto, S.Sos., Danramil atau yang mewakili, Kepala Puskesmas Kecamatan Tembilahan Hulu, Ketua Bhayangkari Ranting Tembilahan Hulu Ny. Sun Andrianto, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tembilahan Hulu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat, personel Polsek Tembilahan Hulu serta ibu-ibu Bhayangkari.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Saukani. Tausiah dan hikmah Maulid Nabi disampaikan oleh Ustadz Drs. H. Dufni, M.Pd.
Dalam sambutannya, Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto tidak hanya mengajak seluruh peserta meneladani akhlak Rasulullah SAW, tetapi juga menyampaikan pesan penting terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik untuk membuka lahan pertanian maupun kepentingan lainnya.
“Pembakaran dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan,” ujar Andrianto.
Menurutnya, Karhutla dapat menimbulkan berbagai dampak serius, mulai dari kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, kerusakan lingkungan, hingga terganggunya aktivitas dan perekonomian masyarakat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Jangan sampai karena kelalaian atau kesengajaan, masyarakat harus berhadapan dengan proses hukum,” tegasnya.
Andrianto menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan Karhutla. Ia mengajak perangkat desa, tokoh masyarakat dan seluruh elemen terkait untuk bersama-sama melakukan pencegahan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api atau kegiatan pembakaran lahan.
Camat Dorong Kepala Desa dan Lurah Perkuat Pencegahan
Senada dengan Kapolsek, Camat Tembilahan Hulu Denny Satriyanto, S.Sos. mengajak seluruh kepala desa dan lurah meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan Karhutla.
Ia meminta pemerintah desa dan kelurahan aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain itu, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya serta dampak Karhutla juga perlu terus ditingkatkan, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Denny juga mendorong perangkat desa dan kelurahan bersama masyarakat melakukan pemantauan terhadap wilayah yang rawan terjadi Karhutla.
“Apabila ditemukan titik api atau kegiatan pembakaran lahan, agar segera dilaporkan sehingga dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.
Ia menilai sinergitas antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, TNI-Polri serta masyarakat menjadi kunci dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla.
Dengan sinergi tersebut, diharapkan Kecamatan Tembilahan Hulu dapat menjadi wilayah yang aman, sehat dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan.
Perkuat Polri Presisi Berlandaskan Nilai Keagamaan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Al-Insyirah tersebut juga diharapkan semakin memperkuat hubungan harmonis antara Polri dengan unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat Kecamatan Tembilahan Hulu.
Momentum Maulid diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel Polsek Tembilahan Hulu serta seluruh peserta kegiatan.
Lebih dari itu, keteladanan terhadap akhlak dan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pelaksanaan tugas anggota Polri.
Nilai-nilai tersebut diharapkan melahirkan personel Polri yang humanis, profesional dan berintegritas serta mengedepankan nilai agama dan moral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan Maulid Nabi juga menjadi sarana memperkuat sinergitas Polri, pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan dapat mendukung terwujudnya Polri yang Presisi sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, kondusif dan harmonis di wilayah hukum Polsek Tembilahan Hulu.
#GP | Herman.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar