Pesisir Selatan (SUMBAR), GP – Pencarian terhadap Rayhan, mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang yang dilaporkan hilang terseret ombak di kawasan Pantai Pesisir Selatan, akhirnya membuahkan hasil.
Kabar duka tersebut beredar pagi ini di grup Alumni ASKI, STSI, ISI Padang Panjang. Informasi resmi disampaikan Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan.
"Informasi dari Kalaksa BNPB Pesisir Selatan, Alhamdulillah telah ditemukan jenazah anak kita Rayhan pagi ini oleh tim Basarnas di kejauhan 10 Mil lepas pantai," demikian bunyi pesan yang diteruskan Firdaus di grup alumni, Sabtu (22/8/2026) pukul 10.31 WIB.
Dengan ditemukannya jenazah Rayhan, maka operasi pencarian yang dilakukan tim gabungan selama beberapa hari terakhir dinyatakan selesai. Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD Pesisir Selatan, TNI, Polri dan relawan.
Sebelumnya, Rayhan dilaporkan hilang terseret ombak saat beraktivitas di pesisir pantai Pesisir Selatan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang dan langsung dilakukan upaya pencarian intensif di sepanjang garis pantai dan perairan.
Proses pencarian menghadapi tantangan cuaca dan tingginya gelombang di perairan Pesisir Selatan. Tim gabungan menggunakan perahu karet milik BNPB/BPBD untuk menyisir area laut hingga beberapa mil dari bibir pantai.
Dokumentasi lapangan menunjukkan tim BNPB mendorong perahu karet orange bertuliskan BNPB ke tengah laut untuk melakukan penyisiran. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pagi ini dengan ditemukannya korban pada jarak 10 mil dari pantai.
Saat ini jenazah Rayhan telah dievakuasi ke daratan untuk selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Pihak keluarga dan kampus ISI Padang Panjang dikabarkan telah menerima informasi tersebut.
Ucapan duka cita mendalam mengalir dari kalangan civitas akademika ISI Padang Panjang dan Ikatan Alumni ASKI, STSI, ISI. Doa-doa dipanjatkan untuk almarhum Rayhan agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu – Doa tersebut mengiringi kepergian almarhum yang dibagikan di grup alumni pagi ini.
Pihak BPBD Pesisir Selatan mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi di wilayah Pesisir Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus ISI Padang Panjang belum memberikan keterangan resmi terkait pemakaman almarhum Rayhan. Keluarga besar ISI Padang Panjang berharap proses pemulangan jenazah dapat berjalan lancar.
Semoga almarhum Rayhan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar