Indonesia Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Nilainya Capai Rp3,39 Triliun - Go Parlement | Portal Berita

Indonesia Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Nilainya Capai Rp3,39 Triliun

Minggu, Agustus 16, 2026


Jakarta(DKI). GP– Indonesia kembali membuka pasar ekspor beras setelah pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan dalam negeri. Kali ini, beras premium Indonesia akan dikirim ke Malaysia dengan potensi volume mencapai 200 ribu ton.

Kesepakatan ekspor tersebut memiliki nilai ekonomi sekitar Rp3,39 triliun. Harga beras yang disepakati berada di kisaran Rp17.000 per kilogram atau sekitar 3,9 ringgit Malaysia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pengiriman beras ke Malaysia akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal ditandai dengan pengiriman sebanyak 1.000 ton beras premium.

Ekspor tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia karena dilakukan setelah pemerintah menyatakan kondisi produksi dan stok beras nasional berada dalam keadaan aman. Pemerintah ingin memanfaatkan kelebihan produksi untuk memperluas pasar ke negara lain.

Beras yang dikirim ke Malaysia merupakan beras premium dengan tingkat pecahan sekitar 5 persen. Produk tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar Malaysia sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas pertanian Indonesia.

Kerja sama ekspor ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pasar internasional bagi produk pertanian. Selama ini, Indonesia lebih banyak dikenal sebagai negara dengan kebutuhan beras yang besar sehingga langkah ekspor menjadi perkembangan yang cukup penting.

Mentan Andi Amran menyebut terbukanya pasar Malaysia dapat memberikan peluang baru bagi petani Indonesia. Dengan adanya pasar ekspor, produksi beras nasional tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan domestik, tetapi juga memiliki peluang masuk ke pasar luar negeri.

Pemerintah tetap menempatkan kebutuhan masyarakat Indonesia sebagai prioritas utama. Ekspor dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi stok dan produksi beras nasional agar tidak mengganggu ketersediaan pangan di dalam negeri.

Dari total potensi 200 ribu ton tersebut, pengiriman akan dilakukan secara bertahap. Pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton menjadi langkah awal sebelum volume ekspor diperluas sesuai kesepakatan.

Nilai ekspor yang mencapai Rp3,39 triliun menunjukkan besarnya peluang ekonomi dari sektor pertanian. Jika kerja sama berjalan sesuai rencana, ekspor beras tersebut dapat memberikan tambahan aktivitas ekonomi bagi petani, pelaku usaha, hingga sektor distribusi.

Selain meningkatkan perdagangan bilateral, ekspor beras ke Malaysia juga dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan pangan kawasan Asia Tenggara. Produk pertanian nasional memiliki peluang untuk semakin dikenal di pasar internasional.

Pemerintah berharap keberhasilan ekspor beras ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan produksi yang terus meningkat, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memasok pasar luar negeri.

Langkah tersebut juga menjadi salah satu indikator bahwa sektor pertanian Indonesia terus berkembang. Jika produksi dan cadangan pangan tetap terjaga, pasar ekspor dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi komoditas beras nasional.

Dengan potensi ekspor 200 ribu ton dan nilai perdagangan sekitar Rp3,39 triliun, kerja sama Indonesia dan Malaysia menjadi kabar penting bagi sektor pangan. Pengiriman perdana 1.000 ton kini menjadi awal dari rencana ekspor beras dalam jumlah yang lebih besar.

#GP | DF 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS