Gempa Susulan Flores Capai 2.768 Kali, BMKG Minta Warga Tetap Waspada - Go Parlement | Portal Berita

Gempa Susulan Flores Capai 2.768 Kali, BMKG Minta Warga Tetap Waspada

Kamis, Agustus 20, 2026

 



Jakarta(DKI). GP– Aktivitas gempa susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 2.768 gempa susulan hingga 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

BMKG menyebut gempa susulan tersebut memiliki kekuatan yang beragam. Hasil pemantauan menunjukkan magnitudo gempa berada pada kisaran M1,1 hingga M6,2. Dari ribuan gempa tersebut, terdapat 24 kejadian dengan magnitudo di atas 5.

Selain itu, BMKG mencatat sebanyak 81 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat. Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas seismik di wilayah Flores masih berlangsung dan masyarakat perlu tetap memperhatikan informasi resmi terkait perkembangan gempa.

Gempa susulan terjadi setelah gempa utama M7,7 yang mengguncang wilayah Flores. Peristiwa tersebut sebelumnya juga memicu peringatan dini tsunami. Namun, BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir dan meminta masyarakat tetap tenang tetapi tidak mengabaikan potensi gempa susulan.

Kondisi tersebut membuat kewaspadaan masyarakat menjadi penting, terutama bagi warga yang berada di sekitar wilayah terdampak. Masyarakat disarankan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan karena guncangan susulan dapat meningkatkan risiko bangunan roboh.

BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gempa di Flores. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui pola gempa susulan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah sebagai bahan untuk mengambil langkah penanganan.

Aktivitas gempa bahkan masih terpantau pada 20 Agustus 2026. Dalam informasi terbaru BMKG, gempa dirasakan dengan magnitudo 4,0 terjadi di darat sekitar 34 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman 5 kilometer. BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.

Masyarakat di wilayah terdampak juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya. Informasi mengenai gempa, potensi tsunami, maupun perkembangan kondisi wilayah sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi BMKG dan pemerintah daerah.

BMKG mengingatkan bahwa gempa bumi tidak dapat diprediksi secara tepat kapan dan di mana akan terjadi. Karena itu, langkah yang paling penting adalah meningkatkan kesiapsiagaan, memahami jalur evakuasi, serta mengetahui lokasi aman apabila terjadi guncangan yang kuat.

Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa utama maupun gempa susulan, keselamatan harus menjadi prioritas. Warga sebaiknya tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan berat sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Pemerintah daerah bersama berbagai instansi juga terus melakukan penanganan terhadap dampak bencana di wilayah Flores. Data mengenai gempa susulan dan kondisi lapangan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah mitigasi serta pemulihan masyarakat terdampak.

Dengan jumlah 2.768 gempa susulan, aktivitas seismik pasca-gempa besar di Flores masih menjadi perhatian. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, tetapi terus meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti setiap perkembangan informasi dari sumber resmi.

#GP | DF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS