DPR Dorong Kesejahteraan Guru dan Dosen Masuk Prioritas RAPBN 2027 - Go Parlement | Portal Berita

DPR Dorong Kesejahteraan Guru dan Dosen Masuk Prioritas RAPBN 2027

Sabtu, Agustus 15, 2026

 



Jakarta. GP – Kesejahteraan guru dan dosen menjadi salah satu perhatian DPR RI dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2027. Pemerintah didorong memastikan anggaran pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Persoalan kesejahteraan guru dan dosen dalam pidato RAPBN 2027 tentu menjadi perhatian. Namun, hal tersebut tidak boleh dimaknai bahwa peningkatan kesejahteraan pendidik tidak menjadi prioritas pemerintah,” ujar Hetifah dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria di Jakarta, Sabtu (15/8/2026)

Ia menegaskan, Komisi X DPR RI akan meminta penjelasan konkret pemerintah mengenai arah kebijakan serta dukungan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan guru dan dosen dalam pembahasan RAPBN 2027. Perhatian tersebut, lanjutnya, juga mencakup para guru non-ASN yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam aspek kesejahteraan dan kepastian penghasilan.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu mengatakan, besarnya anggaran pendidikan yang mencapai Rp820,9 triliun harus diikuti dengan kebijakan yang memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan pendidik sekaligus peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Dengan anggaran pendidikan yang mencapai Rp820,9 triliun, kami tentu akan memastikan peningkatan anggaran tersebut tidak hanya besar secara nominal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pendidik dan mutu pendidikan,” tegasnya.

Dorongan tersebut muncul seiring pembahasan arah kebijakan RAPBN 2027 yang menjadi agenda penting pemerintah dan DPR. Anggaran pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Guru dan dosen merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan nasional. Karena itu, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dinilai perlu menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran negara tahun 2027.

DPR menilai kesejahteraan guru tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Kondisi kerja yang lebih baik diharapkan dapat membuat tenaga pendidik semakin fokus menjalankan tugas mendidik dan membimbing peserta didik.

Selain guru, kesejahteraan dosen juga menjadi perhatian. Dosen memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, serta peningkatan kualitas lulusan perguruan tinggi.

Pembahasan RAPBN 2027 diharapkan dapat memberikan ruang yang cukup bagi berbagai program peningkatan kualitas tenaga pendidik. Hal tersebut mencakup dukungan terhadap kesejahteraan, pengembangan kompetensi, hingga peningkatan kualitas lingkungan pendidikan.

DPR juga mendorong agar kebijakan anggaran pendidikan dilaksanakan secara tepat sasaran. Alokasi anggaran perlu benar-benar memberikan manfaat bagi guru, dosen, siswa, mahasiswa, dan masyarakat secara luas.

Kesejahteraan tenaga pendidik juga berkaitan dengan pemerataan kualitas pendidikan. Guru dan dosen yang bekerja di berbagai daerah membutuhkan dukungan yang sesuai dengan kondisi dan tantangan di wilayah masing-masing.

Karena itu, penyusunan RAPBN 2027 diharapkan tidak hanya melihat besaran anggaran pendidikan secara keseluruhan. Pemerintah dan DPR perlu memastikan penggunaan anggaran mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi tenaga pendidik di lapangan.

Upaya meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen juga perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi. Program pelatihan, pengembangan karier, sertifikasi, serta dukungan terhadap profesionalitas tenaga pendidik menjadi bagian penting dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas.

DPR berharap pembahasan RAPBN 2027 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang memberikan dampak langsung bagi sektor pendidikan. Kesejahteraan guru dan dosen dinilai harus tetap menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia.

Dengan dukungan anggaran yang tepat, pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik. Peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik pada akhirnya diharapkan ikut mendorong kualitas pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang semakin kompetitif.

#GP | DF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS