Persoalan Sampah Tak Bisa Ditanggung Pemko Sendiri - Go Parlement | Portal Berita

Persoalan Sampah Tak Bisa Ditanggung Pemko Sendiri

Jumat, Juli 31, 2026

 


Padang Panjang(SUMBAR).GP– Pemerintah Kota Padang Panjang menggandeng Lembaga Peduli Lingkungan Hidup (LPLH) Nata Buana Lestari menggelar gotong royong membersihkan kawasan Pasar Pusat. Hal ini disampaikan Kadis Kominfo Harry Rizka Perdana, Jumat (31/7/2026). 


Dikatakannya, aksi tersebut telah dilakukan Pemko pekan kemaren, dan ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengatasi persoalan kebersihan yang masih menjadi tantangan di ruang-ruang publik.


Kegiatan itu diikuti Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Panjang Mahdelmi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Delfianto, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Zia Ul Fikri, Kepala Bidang Pasar Raymond, Lurah Pasar Baru Donal Harmoko, pengurus LPLH, serta warga sekitar.


Kepala Dinas Perkim LH, Delfianto, mengatakan inisiatif yang digagas LPLH Nata Buana Lestari menunjukkan bahwa persoalan kebersihan kota tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Menurut dia, keberhasilan menjaga lingkungan sangat bergantung pada kesadaran dan keterlibatan masyarakat.


"Kolaborasi seperti ini perlu terus diperluas. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan organisasi masyarakat dan warga menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan Kota Padang Panjang," katanya.


Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Panjang, Mahdelmi, menilai gotong royong tersebut merupakan contoh konkret sinergi lintas sektor dalam membangun budaya peduli lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan.


"Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar peluang mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan," ujarnya.


Ketua DPD LPLH Nata Buana Lestari Kota Padang Panjang, Yevi Susanty, mengakui tingkat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah masih perlu ditingkatkan. Karena itu, organisasinya berkomitmen terus menggelar edukasi dan aksi lingkungan di berbagai kawasan.


Menurut Yevi, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan. Kebersihan kota tidak hanya bergantung pada petugas kebersihan, tetapi juga pada disiplin warga dalam membuang dan mengelola sampah.


Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi masyarakat, dan warga dapat memperkuat gerakan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung visi Wali Kota Hendri Arnis menjadikan Padang Panjang sebagai kota yang bersih, sehat, dan nyaman.



#GP | ****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS