Padang (SUMBAR).GP– Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang dicanangkan pemerintah pusat diharapkan benar-benar menyentuh sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan kondisi infrastruktur memprihatinkan, termasuk sekolah yang berada di kawasan pinggiran dan memiliki keterbatasan sarana.
Salah satu sekolah yang dinilai layak menjadi prioritas adalah SMP Negeri 36 Padang yang berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Sekolah negeri milik Pemerintah Kota Padang tersebut masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bangunan dan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar kenyamanan dan keamanan bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Sebagai sekolah yang berada di kawasan Bungus Teluk Kabung dengan karakteristik geografis yang cukup menantang, SMP Negeri 36 Padang diharapkan memperoleh perhatian lebih agar para siswa memiliki kesempatan belajar yang setara dengan sekolah-sekolah lain, didukung lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak.
Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, Kepala SMP Negeri 36 Padang, Yunuardi, terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap sesuai kemampuan sekolah. Berbagai perbaikan dilakukan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia agar proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan baik.
Namun demikian, upaya internal sekolah dinilai belum cukup tanpa dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, Pemerintah Kota Padang diharapkan dapat memberikan perhatian lebih dengan menjadikan SMP Negeri 36 Padang sebagai salah satu prioritas dalam program pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 sendiri diprioritaskan bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat, berada di daerah dengan akses terbatas, serta memiliki sarana dan prasarana yang belum memenuhi standar pelayanan pendidikan.
Masyarakat berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui pembangunan fisik di lapangan. Perbaikan ruang kelas, atap bangunan, sanitasi, perpustakaan, laboratorium, hingga fasilitas pendukung lainnya dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
"Pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari tersedianya fasilitas belajar yang layak. Jangan sampai anak-anak di Bungus Teluk Kabung masih belajar di tengah kondisi bangunan yang memerlukan perhatian, sementara pemerintah sedang menggencarkan program revitalisasi sekolah," ujar Rifnaldi, salah seorang pemerhati pendidikan di Sumatera Barat usai mengunjungi SMP Negeri 36 Padang, Selasa (14/7/2026).
Dengan komitmen pemerintah pusat mempercepat revitalisasi puluhan ribu sekolah di Indonesia, masyarakat berharap Pemerintah Kota Padang dapat memperjuangkan SMP Negeri 36 Padang agar masuk dalam daftar prioritas penerima program revitalisasi. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik.
#GP | Ce











Tidak ada komentar:
Posting Komentar