Wali Kota Hendri Arnis Luncurkan Program Basunting, Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting di Padang Panjang - Go Parlement | Portal Berita

Wali Kota Hendri Arnis Luncurkan Program Basunting, Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting di Padang Panjang

Jumat, Juni 12, 2026

 


Padang Panjang(SUMBAR).GP — Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting melalui peluncuran Program Bapak Asuh Anak Stunting (Basunting). 


Program yang melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta berbagai pemangku kepentingan ini diharapkan menjadi langkah strategis dan kolaboratif dalam meningkatkan pemenuhan gizi serta pendampingan bagi kelompok masyarakat yang berisiko mengalami stunting.


Program Basunting secara resmi diluncurkan oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (12/6/2026).


Peluncuran tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Baznas, serta berbagai pihak yang selama ini aktif mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kota Padang Panjang.


Dalam sambutannya, Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. 


Karena itu, Program Basunting dihadirkan sebagai wadah kolaborasi untuk memastikan kelompok sasaran memperoleh perhatian, pendampingan, dan pemenuhan gizi yang optimal.


Melalui program tersebut, sebanyak 120 penerima manfaat yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita akan mendapatkan bantuan serta pendampingan berkelanjutan.


"Melalui Program Basunting ini, kita ingin memastikan ibu hamil, balita, dan ibu menyusui mendapatkan perhatian yang optimal. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, insyaallah upaya pencegahan stunting di Kota Padang Panjang dapat berjalan lebih efektif," ujar Hendri.


Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting bukan hanya diukur dari capaian statistik, tetapi juga dari kualitas generasi yang akan tumbuh dan memimpin bangsa di masa mendatang.


Oleh karena itu, intervensi sejak dini menjadi investasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.


Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang yang terus menghadirkan berbagai inovasi dalam mendukung percepatan penurunan stunting.


Menurutnya, sinergi yang dibangun antara pemerintah daerah dan Baznas merupakan contoh kolaborasi yang baik dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.


"Kami mengapresiasi komitmen Pemko yang terus bergerak dalam pencegahan stunting. Terima kasih juga kepada Baznas yang telah ikut mendukung Program Basunting bersama Pemerintah Daerah. Kegiatan seperti ini selalu menjadi perhatian Pemerintah Pusat sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting nasional," katanya.


Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal.


"Semoga Padang Panjang mampu mencapai zero stunting dan menghasilkan Generasi Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan berkualitas," tambahnya.


Di kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, menegaskan bahwa keterlibatan Baznas dalam Program Basunting merupakan bentuk tanggung jawab dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Baznas, katanya, siap mendukung program tersebut melalui penyediaan makanan bergizi serta tambahan susu bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang menjadi sasaran program.


"Kami sangat antusias dengan adanya kolaborasi ini. Baznas berkomitmen mendukung Program Basunting sebagai bagian dari upaya bersama mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," tuturnya.


Melalui Program Basunting, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan tepat sasaran, sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, produktif, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS