PGRI Batang Tuaka dan Polsek Teken MoU, Perkuat Perlindungan Guru dan Cegah Kenakalan Remaja - Go Parlement | Portal Berita

PGRI Batang Tuaka dan Polsek Teken MoU, Perkuat Perlindungan Guru dan Cegah Kenakalan Remaja

Kamis, Juni 18, 2026


Indragiri Hilir(RIAU).GP – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Batang Tuaka resmi menjalin kerja sama dengan Polsek Batang Tuaka melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Polsek Batang Tuaka, Kamis (18/6/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan aparat kepolisian, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.


Penandatanganan MoU tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto, S.H., M.H., Ketua PGRI Kecamatan Batang Tuaka Aisyah IDR, S.Pd.SD, Kanit Samapta Polsek Batang Tuaka IPDA Herimon, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Luar AIPDA Haryono, Banit Intelkam BRIPTU Niko Rinaldo, Korwil Pendidikan Kecamatan Batang Tuaka Elma, S.Pd, Admin PGRI Kecamatan sekaligus BKO PGRI Kabupaten Indragiri Hilir Nurhasanah Khairani, S.Pd.I, Bidang Kode Etik dan Advokasi Perlindungan Hukum PGRI Batang Tuaka Ahmadi, M.D., S.Hi, serta OPK Kecamatan Batang Tuaka Dhea Gusti Putri Rizani.


Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus memberikan perlindungan hukum kepada tenaga pendidik.


“Melalui MoU ini, kami ingin memastikan para guru merasa aman dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Jika ada persoalan hukum atau intimidasi, maka akan ada jalur koordinasi yang jelas antara pihak sekolah dan kepolisian,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Batang Tuaka Aisyah IDR menyambut baik kesepakatan tersebut. Menurutnya, sinergi ini sangat penting untuk memperkuat posisi guru sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Batang Tuaka.


Adapun poin utama dalam MoU tersebut meliputi perlindungan hukum bagi tenaga pendidik, pencegahan dan penanganan kenakalan remaja, edukasi serta sosialisasi hukum, menciptakan lingkungan sekolah yang aman, serta penguatan kedisiplinan siswa.


Kerja sama ini juga menitikberatkan pada upaya pencegahan berbagai persoalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, bullying, pergaulan bebas, hingga peningkatan kesadaran tertib berlalu lintas.


Selain itu, pihak kepolisian nantinya akan aktif turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan penyuluhan terkait bahaya narkoba, kesadaran hukum, serta pembinaan karakter bagi pelajar.


Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tercipta hubungan komunikasi yang lebih cepat dan efektif antara sekolah dengan kepolisian dalam menangani berbagai persoalan keamanan di lingkungan pendidikan.


#GP | Herman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS