Ketua DPRD Padang Panjang: Mitigasi Harus Menjadi Budaya, Bukan Sekadar Wacana - Go Parlement | Portal Berita

Ketua DPRD Padang Panjang: Mitigasi Harus Menjadi Budaya, Bukan Sekadar Wacana

Selasa, Juni 30, 2026

Padang Panjang(SUMBAR).GP– Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Imbral, SE, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam memperkuat upaya mitigasi bencana melalui dukungan regulasi, penganggaran, dan pengawasan. Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Seminar Internasional Peringatan Satu Abad Gempa Padang Panjang 1926 yang digelar Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang Panjang di Ruang Rapat DPRD, Senin (29/6/2026).


Seminar internasional yang mengangkat refleksi atas bencana gempa besar yang mengguncang Padang Panjang pada 1926 itu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis.


Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif sekaligus memperkuat sinergi pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai daerah yang tangguh menghadapi bencana.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Allex Saputra, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Ketua RT, kepala sekolah, kader PKK, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat.

Ketua DPRD Imbral, SE memberikan plakat penghargaan kepada Dr. Lana Saria, S.Si , M.Si sebagai narasumber seminar internasional dari Staf ahli bidang ekonomi Sumber Daya Alam (SDM) Republik Indonesia. Dok: goparlement 


Dalam sambutannya, Imbral menegaskan bahwa pengalaman sejarah telah mengajarkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana. Karena itu, menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus menjadikan mitigasi sebagai bagian dari budaya kehidupan masyarakat, bukan sekadar program yang dijalankan ketika terjadi bencana.


"Bencana memang tidak bisa dicegah, tetapi dampaknya dapat diminimalkan jika mitigasi sudah menjadi budaya sehari-hari. Kami di DPRD berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran yang berpihak pada keselamatan warga," tegas Imbral.

Ketua DPRD Imbral, SE memberikan cendra mata kepada Dr. Lana Saria, S.Si , M.Si sebagai narasumber seminar internasional dari Staf ahli bidang ekonomi Sumber Daya Alam (SDM) Republik Indonesia 


Ia es mengatakan, DPRD Kota Padang Panjang akan terus mendukung lahirnya kebijakan yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana, mulai dari penguatan edukasi kebencanaan, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana.


Menurut Imbral, peringatan satu abad Gempa Padang Panjang 1926 hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai refleksi sejarah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan menghadapi tantangan di masa depan.


"Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, akademisi, media, dunia pendidikan, dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun budaya sadar bencana. Dengan kebersamaan, saya optimistis Padang Panjang akan semakin tangguh dan mampu meminimalkan risiko ketika bencana terjadi," ujarnya.


Seminar internasional yang diselenggarakan PJKIP Kota Padang Panjang tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan refleksi seabad Gempa Padang Panjang 1926. 


Selain menjadi forum ilmiah yang menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat literasi kebencanaan serta mendorong lahirnya rekomendasi strategis bagi pembangunan daerah yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.


#GP | Ce


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS