Sijunjung (SUMBAR).GP- Pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2026 sekira pukul 14.45 WIB, telah dilaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan oleh Personil Polres Sijunjung, Polsek Sijunjung dan instansi terkait terhadap kunjungan Yayasan WNA asal Belanda dalam rangka napak tilas sejarah dan Budaya hingga jalur kereta api Pekanbaru – Kabupaten Sijunjung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada rombongan yang kebanyakan Orang Asing dari Belanda selama berada di wilayah hukum Polres Sijunjung dengan titik kunjungan yang dikunjungi yaitu Ngalau Basurek di Nagari Silokek dan Lokomotif Uap Silukah Nagari Durian Gadang
Adapun nama - nama Warga Negara Asing ( WNA ) asal Belanda yang berkunjung ke Sijunjung sbb :
1. Marjolein Muller - 2 Desember 1961
2. Peter van Tijn - 05 FEB 1942
3. Miep van Verseveld - 12 FEB 1942
4. Paul Nieland - 21 Maret 1954
5. Sandra Nijholt - 19 Januari 1963
6. Jan Willem Mulder - 23 Maret 1964
7. Tineke Tieleman - 21 April 1964
8. Maarten Mulder - 9 Oktober 1962
9. Ellen Princen - 22 April 1964
10. Paul van Veen - 21 Juli 1958
11. Abco van Meekeren - 24 Juni 1964
12. Ronald Last - 9 Januari 1949
13. Helen Havermans - 19/12/1966
14. Rudi Luursema - 04/05/1962
15. Dirk de Graaf - 26 Juli 1940
16. Hannie Hobma - 8 Juni 1943
17. Marlous Lash - 21 September 1950
18. Jacqueline van der Spek - 17 Juni 1961
19. Jan Siebold Dorsch - 27-Mei-1939
20. Laura Maatje Wattel e/v Dorsc - 23-Mei-1940
21. Wendy Vervuurt - 20-12-1965
22. Louise Soons - 15-10-1942
23. Rob Straatman - 8 April 1949
24. Charles Vodegel - 21 Oktober 1939
25. Tineke Heuvel, van den - 23 Juni 1940
26. Jan Saveur - 3-Okt-67
28. Martje Hofstee - 17-Apr-60
29. Ida Saveur - 9 September 1943
30. Eric Sinninghe - 9 Agustus 1945
31. Osvian Osvian Putra - 9 - Juni - 1972 *( Tour Guide )*
Sebelum datang yayasan WNA Belanda ke Kab.Sijunjung, Sat Intel Polres Sijunjung dan panitia ( EO ) telah melakukan pengecekan jalur dan lokasi yang akan dituju serta memetakan jumlah personil yang dilibatkan dalam pelaksanaan pengamanan, personel pengaturan arus lalu lintas, pengawalan perjalanan rombongan, serta pemantauan di sejumlah titik yang menjadi lokasi kunjungan dari yayasan WNA asal Belanda.
Rombongan Yayasan WNA Belanda melaksanakan penelusuran sejarah pembangunan jalur kereta api selama satu hari di Kabupaten Sijunjung yang memiliki nilai historis pada masa penjajahan, khususnya lintasan Pekanbaru menuju Kabupaten Sijunjung.
Kegiatan tersebut turut menjadi sarana edukasi sejarah dan mempererat hubungan budaya serta kemanusiaan dan besoknya menuju Kota Sawahlunto( Hari ini - Red)
Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari pihak rombongan atas pelayanan dan pengamanan yang diberikan oleh pihak Kepolisian serta sambutan baik dan perhatian dari pihak masyarakat setempat.
#GP | Herman.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar