Padang Panjang(SUMBAR).GP- DPRD Kota Padang Panjang melalui Sekretaris DPRD, Martoni, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Khatam Al-Qur’an, Wisuda Tahfidz, dan Perpisahan Kelas VI Angkatan XVII MIUT Thawalib Padang Panjang yang digelar di halaman sekolah tersebut, Kamis (21/5/2026) kemaren.
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar sekaligus menuntaskan hafalan Al-Qur’an.
Momentum tersebut juga menjadi bagian dari komitmen lembaga pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an.
Turut hadir dalam acara tersebut Asisten III Setdako Padang Panjang Ade Nafrita, Kepala Kantor Kementerian Agama Mukhlis, Pimpinan Perguruan Thawalib H. Alizar Chan, para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Ketua DPRD yang disampaikan Martoni, disebutkan bahwa Padang Panjang sebagai kota pendidikan dan kota religius memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai keislaman yang diwariskan para ulama serta tokoh terdahulu.
Ia juga menegaskan bahwa Perguruan Thawalib memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam di Sumatera Barat.
Banyak tokoh bangsa, ulama, hingga pemimpin lahir dari lembaga pendidikan berbasis Thawalib.
Karena itu, MIUT Thawalib Padang Panjang diharapkan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, modern, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Selain itu, DPRD bersama pemerintah daerah disebut akan terus memberikan perhatian terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan. Sebab, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.
Di akhir sambutan, Ketua DPRD melalui Sekretaris DPRD menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta Khatam Al-Qur’an, Wisuda Tahfidz, dan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XVII MIUT Thawalib Padang Panjang.
“Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, dan menjadi cahaya dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Mari bersama-sama membangun generasi Qur’ani yang cerdas, beriman, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya,” tutupnya.
#GP | Ce






Tidak ada komentar:
Posting Komentar