Sijunjung (SUMBAR).GP- “Bersyukur adalah kunci kebahagiaan dalam kehidupan seorang hamba,” demikian disampaikan oleh Oktarina, Penyuluh Agama Islam KUA Kamang Baru, dalam kegiatan kultum dan Tadarus Alquran Bersama yang berlangsung di Balai Nikah KUA Kamang Baru, Jum’at (06/03/2026).
Kegiatan tersebut dipandu oleh Robbiah Nurul Islami, Penyuluh Agama Islam KUA Kamang Baru, serta dihadiri oleh Kepala KUA Kamang Baru, seluruh penghulu, penyuluh agama, dan staf KUA Kamang Baru. Acara berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekhusyukan, dan kebersamaan.
Dalam tausiyahnya, Oktarina menyampaikan bahwa rasa syukur merupakan salah satu kunci kebahagiaan yang harus senantiasa ditanamkan dalam kehidupan seorang muslim. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. Ibrahim ayat 7:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
Ia menjelaskan bahwa dalam ayat tersebut Allah SWT mengajarkan bahwa bersyukur bukan hanya sekadar ucapan di lisan, melainkan diwujudkan dengan menjaga serta memanfaatkan nikmat yang telah diberikan. Jika manusia tidak bersyukur, maka bukan tidak mungkin nikmat tersebut dicabut oleh Allah SWT dan berubah menjadi kesulitan.
Lebih lanjut, Oktarina mengingatkan bahwa nikmat Allah SWT sangat luas dan berlimpah dalam kehidupan manusia. Banyak nikmat yang sering kali tidak disadari, seperti udara yang dihirup, mata untuk melihat, serta telinga untuk mendengar.
Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa barang siapa yang bangun di pagi hari dalam keadaan sehat, merasa aman di tempat tinggalnya, serta memiliki makanan untuk hari itu, maka seolah-olah dunia telah diberikan kepadanya.
Menurutnya, manusia kerap kali lupa menghargai nikmat Allah SWT yang begitu besar dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh sebab itu, ia menjelaskan bahwa bersyukur dapat dilakukan melalui tiga cara, yaitu bersyukur dengan hati dengan menyadari bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah SWT, bersyukur dengan lisan dengan mengucapkan Alhamdulillah atas nikmat yang diberikan, serta bersyukur dengan perbuatan dengan memanfaatkan nikmat tersebut untuk membantu orang lain dan melakukan amal saleh.
“Marilah kita bersama-sama mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita, semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bersyukur,” ujarnya.
Usai pelaksanaan kultum, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama sebagai bentuk penguatan spiritual.
Diharapkan seluruh keluarga besar KUA Kecamatan Kamang Baru semakin meningkatkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT serta menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berbuat kebaikan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Abdurahman Kepala KUA Kamang Baru.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar