Sijunjung (SUMBAR).GP- Upaya mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan terus diupayakan oleh Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur. Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Hendra Basri, A.Md. NL.P bersama Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Sijunjung, Fajar Seftrian, SE melakukan diskusi bersama Hendri Matias S.Sos, M.Si selaku Project Implementation Unit (PIU) pada Project RIMBA Prov Sumbar, di Kantor Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sabtu (07/03/2026).
Pertemuan tersebut membahas tentang peluang kolaborasi dalam upaya mendukung mewujudkan ekonomi hijau di bentang koridor ekosistem RIMBA rencana implementasi ekonomi hijau adalah melalui pengembangan sistem agroforestri kegiatan ini akan mendorong keterlibatan aktif masyarakat nagari.
Meski berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, diskusi berjalan dengan semangat yang sama untuk mencapai tujuan dari program yaitu kolaborasi semua sektor dan aktor dalam mewujudkan ekonomi hijau bersama Project RIMBA Sumbar.
Dalam kesempatan tersebut, Hendri Matias memaparkan konsep pengembangan ekonomi hijau yang berfokus pada pemanfaatan lahan secara produktif namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Hendri Matias juga menyampaikan bahwa ini baru pada tahap penjajakan awal, semoga tidak ada kendala, dan implementasi ekonomi hijau melalui konsep agroforestri benar benar dapat di wujudkan
Menanggapi paparan tersebut, Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Hendra Basri, mengaku sangat tertarik dengan konsep ekonomi hijau yang disampaikan. Ia menilai program tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Nagari Tanjung Bonai Aur.
Karena saat ini masih banyak lahan di luar kawasan hutan lindung yang dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman yang bermanfaat dan berdampak baik bagi ekonomi masyarakat,” ujar Hendra Basri.
Ia menambahkan, Pemerintah Nagari berharap adanya dukungan berupa bibit tanaman unggul yang memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti kopi, kakao, alpukat, durian, mahoni, aren, dan berbagai komoditas lainnya yang cocok dikembangkan di wilayah nagari.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, Hendra Basri juga mengajak Hendri Matias untuk melihat langsung lokasi lahan yang berpotensi untuk diolah dan dikembangkan sebagai kawasan pertanian produktif berbasis konsep ekonomi hijau.
Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Sijunjung, Fajar Seftrian, SE menyatakan dukungan penuh terhadap rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, program ekonomi hijau tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan adanya diskusi awal ini, diharapkan ke depan terbangun sinergi antara pemerintah nagari, masyarakat, serta pihak pengelola program dalam mewujudkan pengembangan ekonomi hijau yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nagari Tanjung Bonai Aur.
#GP | HB






Tidak ada komentar:
Posting Komentar