*Satu Tahun Kepemimpinan Hendri Arnis–Allex Saputra* Padang Panjang: Kota Religius, Maju, dan Semakin Berdaya - Go Parlement | Portal Berita

*Satu Tahun Kepemimpinan Hendri Arnis–Allex Saputra* Padang Panjang: Kota Religius, Maju, dan Semakin Berdaya

Senin, Februari 23, 2026

 



Padang Panjang(SUMBAR).GP- Tanggal 20 Februari 2026 menjadi momen yang sangat istimewa bagi Hendri Arnis dan Allex Saputra. Pasangan kepala daerah yang dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang Panjang pada 20 Februari 2025 itu telah menuntaskan satu tahun masa pengabdian.


Dalam satu tahun kepemimpinan Hendri Arnis–Allex Saputra, kota berjuluk Serambi Mekah ini mencatat berbagai capaian strategis di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, hingga penataan ruang publik. Evaluasi satu tahun ini menjadi momentum penguatan fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan bahwa tahun pertama kepemimpinannya difokuskan pada percepatan pelayanan dasar dan perlindungan kelompok rentan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


“Satu tahun ini adalah fase kerja nyata. Kami memastikan program tidak hanya berjalan, tetapi berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Hendri Arnis didampingi Allex Saputra, Sabtu (20/02/2026).


Salah satu program unggulan yang telah direalisasikan ialah pemberian seragam gratis bagi pelajar SD dan SMP guna menjamin kesetaraan akses pendidikan serta meringankan beban ekonomi keluarga.



Pengembangan Islamic Center terus dilakukan sebagai pusat syiar Islam dan destinasi wisata religi unggulan. Pembenahan fasilitas, penguatan kegiatan keagamaan, serta kelas tahsin Al-Qur’an gratis menjadi bagian dari komitmen meningkatkan kualitas spiritual masyarakat.


Program Sekolah Keluarga juga berhasil melibatkan 80 ibu rumah tangga sebagai bagian dari penguatan peran keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak.


“Kita membangun generasi yang unggul bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan nilai-nilai keagamaan,” katanya.


Istana Lansia dihadirkan sebagai pusat pelayanan terpadu untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial warga lanjut usia. Sekolah Lansia yang diikuti 212 peserta menjadi ruang pemberdayaan agar lansia tetap sehat, aktif, dan produktif.


Graha Disabilitas diresmikan sebagai wadah pengembangan kapasitas penyandang disabilitas melalui pelatihan, bantuan sosial, serta dukungan kewirausahaan. Sebanyak 129 penerima manfaat memperoleh bantuan pemenuhan kebutuhan dasar.



Program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dilaksanakan dalam tiga tahap sebagai bentuk perlindungan sosial berkelanjutan.


“Pembangunan harus adil dan merata. Lansia, penyandang disabilitas, dan pekerja rentan harus merasakan kehadiran pemerintah,” tegas Hendri.


Melalui program Golden Ages atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Pemerintah Kota memprioritaskan intervensi gizi sejak masa kehamilan hingga anak usia dua tahun.


Upaya ini diwujudkan melalui pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita berisiko, pemberian pangan olahan keperluan medis khusus (PKMK) bagi balita stunting, serta pendampingan keluarga berisiko.


Capaian Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2025 menjadi indikator komitmen Pemerintah Kota dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata.



“Kualitas sumber daya manusia dimulai dari kesehatan. Investasi pada 1.000 hari pertama kehidupan adalah investasi masa depan,” jelasnya.


Peningkatan daya saing tenaga kerja dilakukan melalui pelatihan bahasa Jepang, hidroponik, dan satpam yang bekerja sama dengan mitra strategis. Program Walk In Interview dilaksanakan untuk memperluas akses kerja dan menekan angka pengangguran.



Di sektor pertanian, dukungan diberikan melalui bantuan traktor roda dua, rice transplanter, serta rehabilitasi jaringan irigasi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.


“Pertumbuhan ekonomi harus inklusif. Kita dorong pelatihan dan penguatan sektor riil agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.


Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Pemerintah Kota Padang Panjang akan terus melakukan evaluasi dan penguatan program prioritas.



“Kami tidak berhenti pada capaian satu tahun. Dukungan masyarakat adalah energi utama pembangunan,” tutup Hendri.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Allex Saputra menambahkan bahwa sejumlah capaian dalam periode satu tahun pemerintahan bersama Wali Kota Hendri Arnis tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat.


“Kita berharap, dalam membangun Kota Padang Panjang dengan penguatan budaya lokal, dapat terwujud Padang Panjang yang berdaya saing, berprestasi, dan bermarwah sesuai visi Wali Kota,” tutupnya.


#GP | Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS