Puasa Berkualitas, Kunci Ketakwaan: Pesan Kultum Ustadz Mukhtar Arif - Go Parlement | Portal Berita

Puasa Berkualitas, Kunci Ketakwaan: Pesan Kultum Ustadz Mukhtar Arif

Rabu, Februari 25, 2026


Sijunjung (SUMBAR).GP - Pesan tentang pentingnya menjaga kualitas ibadah puasa agar tidak hanya memperoleh lapar dan haus disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kamang Baru, Mukhtar Arif, saat  tausiyah dan tadarus Al-Quran dihadapan seluruh pegawai dan staf  di Balai Nikah KUA Kamang Baru, pada Rabu,  (25/02/2026).


Kegiatan kultum dipandu oleh Amrina Rosyadah, staf layanan KUA Kecamatan Kamang Baru, dihadiri Kepala KUA Abdurahman, para penghulu, penyuluh agama, serta staf dengan suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan.


Dalam tausiyahnya, Mukhtar Arif membacakan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad:

رُبَّ صَائِÙ…ٍ Ø­َظُّÙ‡ُ Ù…ِÙ†ْ صِÙŠَامِÙ‡ِ الْجُوعُ ÙˆَالْعَØ·َØ´ُ، Ùˆَرُبَّ Ù‚َائِÙ…ٍ Ø­َظُّÙ‡ُ Ù…ِÙ†ْ Ù‚ِÙŠَامِÙ‡ِ السَّÙ‡َرُ

“Berapa banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan haus, dan berapa banyak orang yang melaksanakan qiyam hanya mendapatkan  begadang.” (HR. Ahmad)


Ia juga mengutip hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Khuzaimah:

ÙƒَÙ…ْ Ù…ِÙ†ْ صَائِÙ…ٍ Ù„َÙŠْسَ Ù„َÙ‡ُ Ù…ِÙ†ْ صِÙŠَامِÙ‡ِ Ø¥ِÙ„َّا الْجُوعُ ÙˆَالْعَØ·َØ´ُ

“Berapa banyak orang yang berpuasa, tidak mendapatkan dari puasanya kecuali lapar dan haus.”


Mukhtar Arif menjelaskan bahwa hadits tersebut menjadi peringatan agar umat Islam tidak menjadikan puasa sekadar rutinitas atau formalitas. 


Ia menyampaikan beberapa kategori orang yang berpuasa  namun tidak memperoleh pahala secara sempurna, di antaranya mereka masih gemar berghibah, tetap melakukan maksiat, mudah marah dan emosional saat berpuasa, tidak mengalami perubahan akhlak setelah Ramadhan, serta menjadikan puasa hanya sebatas menahan lapar dan dahaga.


Selain itu, ia juga memaparkan ciri-ciri puasa yang diterima Allah SWT, yaitu adanya perubahan akhlak menjadi lebih baik, meningkatnya kualitas ibadah, lebih mampu menjaga lisan dan perbuatan, serta tumbuhnya semangat untuk berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran.


Ia berharap seluruh pegawai dan staf atau orang yang berpuasa dapat menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana muhasabah dan perbaikan diri, sehingga puasa yang dijalankan benar-benar menghadirkan dampak positif dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran KUA Kecamatan Kamang Baru semakin meningkatkan kualitas ibadah dan integritas sebagai aparatur Kementerian Agama.


#GP | Nurul 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS