Sijunjung(SUMBAR).GP – Ketua ‘Aisyiyah Kabupaten Sijunjung, Nori Bahar, MA, memberikan ceramah Ramadhan di Masjid Baitul Makmur, Jorong Pematang Sari Bulan, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Jumat (27/2/2026).
Dalam ceramah bertajuk “Mahalnya Iman dan Taqwa”, Nori Bahar mengajak jamaah untuk merenungi makna keimanan yang sejati dengan mengutip firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa sebagai sarana membentuk insan yang bertaqwa.
Ia menegaskan bahwa iman dan taqwa tidak diperoleh semudah mengucapkannya. “Iman dan taqwa bukan sekadar di lisan. Ia harus diyakini dalam hati dan dibuktikan melalui amal ibadah, seperti puasa, shalat, dan berbagai bentuk ketaatan lainnya,” ujarnya di hadapan jamaah.
Menurutnya, seseorang yang beriman akan melalui berbagai ujian dari Allah SWT. Ujian tersebut merupakan proses pemurnian dan penguatan iman. Ia mencontohkan kisah para nabi seperti Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ayub AS yang tetap teguh dalam keimanan meskipun menghadapi cobaan berat.
“Iman itu mahal. Untuk mendapatkannya, kita harus lulus dari ujian-ujian kehidupan. Allah menguji hamba-Nya agar naik derajatnya,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Nori Bahar juga mengingatkan tentang janji Allah bagi orang-orang yang bertaqwa. Ia mengutip makna ayat yang menyatakan bahwa barang siapa bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan hidupnya dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada yang dapat menolong manusia di akhirat kelak kecuali iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat keduanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan iman dalam keluarga. Menurutnya, iman tidak bisa diwariskan secara otomatis kepada anak-anak, melainkan harus ditanamkan melalui bimbingan, keteladanan, serta sikap konsisten orang tua dalam menjalankan ajaran agama.
“Anak-anak tidak serta-merta menjadi beriman hanya karena orang tuanya beriman. Perlu teladan, perlu pembiasaan, dan perlu komitmen dalam mendidik mereka,” tegasnya.
Ceramah Ramadhan tersebut berlangsung khidmat dan mendapat sambutan antusias dari jamaah Masjid Baitul Makmur yang memadati area masjid.
Momentum Ramadhan ini diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan di tengah masyarakat Sijunjung.
#GP | Herman.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar