Sijunjung (SUMBAR).GP- Nama lengkapnya, H.Poniman, S,St. tempat dan kelahirannya, Klaten, 14 September 1968. Anak ketiga dari empat bersaudara dari keluarga miskin ( Kurang Mampu - Red) Bapak dan ibunya buta huruf, (tidak bisa membaca dan menulis).
Ketika ditemui di UPT Padang Tarok, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Minggu (25/1/2026) dia mengaku saya Kepala Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) dari Basic kesehatan, ujarnya.
Ayo mari kita simak bagaimana ceritanya ?
Lebih lanjut Poniman menerangkan, masuk sekolah Dasarnya terlambat, pertama masuk kelas 2 catur wulan ke 3, karena sebelum sekolah, sibuk berjualan es lilin keliling kampung dan pasar bersama kakak kandung.
"Alhamdulillah ketika bersekolah di Kebonalas, ketika di SD saya selalu berprestasi, sering dapat rangking 1 dan dapat beasiswa prestasi. Ikut lomba cerdas cermat tingkat Kecamatan Manisrenggo," ujarnya.
Semasa belajar di SD itu, kita selalu berjualan "Es Lilin" pulang sekolah keliling kampung dan pada hari Minggu atau hari hari libur, berjualan es kelilingnya ke Pasar dan ke kampung tetangga bersama kakak kandung Sugiman saat itu. Terakhir Sugiman S. Pd adalah Mantan Kepala Sekolah SD di Lampung Selatan.
Tamat SD Poniman melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri 1 Manisrenggo, tetap sambil ikut bekerja di rumah pak Guru SMPN 1 Manisrenggo membantu memelihara ayam petelur dan ayam pedaging, selama pendidikan di SMP sering meraih prestasi juara umum dari 6 lokal, lokal A sampai F sementara Poniman di lokal C.
Poniman yang duduk di lokal C, terpilih mewakili lomba cerdas cermat tingkat Kecamatan Manisrenggo dan pernah ikut lomba kesusastraan tingkat Kabupaten Klaten, juga dapat juara dan hadiahnya berupa beasiswa prestasi, paparnya ketika ditemui di SP I UPT Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Minggu (25/1/2026).
Akhirnya, Poniman sang Kepala UPT Padang Tarok itu, usai tamat dari SMP melanjutkan ke SMK dan diterima di STM Pembangunan Negeri Yogyakarta dengan Jurusan Kimia Industri.
Selesai mengikuti pengenalan program sekolah dan Penataran P4 dan telah masuk kurang lebih 2 pekan, Alhamdulillah saya diterima juga di Sekolah Perawat Kesehatan (SPK ) Negeri Klaten dengan sistem seleksi lewat tes tertulis dan wawancara, maka saya memilih Pamit dari STM dan melanjutkan pendidikannya di SPK Negeri Klaten Jawa Tengah hingga tamat.
(Bersambung...)
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar