Sijunjung (SUMBAR).GP- Setelah kurang lebih 4 tahun tugas di tempat lama, saya minta mutasi ke Puskesmas Patuk 2 Gunungkidul. Dalam beberapa lama berdinas di Puskesmas Patuk 2, karena ada formasi izin tugas belajar ke AKPER Depkes Bogor.
Pada saat kuliah, kiriman uang dari Istri kurang mencukupi, karena saat itu punya tanggungan angsuran kendaraan motor setiap bulan dan mengasih anak kecil dua di tambah ada krisis moneter. Pada saat teman teman sedang tidur di asrama, kita mengetik membuat artikel dikirim ke majalah Bina Diknakes, bila di muat mendapat imbalan uang tambah biaya kuliah dan makan.
Saat itu ada pengumuman lomba karya tulis ilmiah populer yang diselenggarakan oleh Penerbit Majalah Bina Diknakes, kita ikuti lomba dan Alhamdulillah mendapat juara 2 dengan tema" Strategi Pengembangan Pendidikan Tenaga Kesehatan di Indonesia"
Lulus kuliah dari AKPER Depkes RI Bogor tahun 1998, saya ditugaskan di Bidang Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, ditugasi mengurusi Sub Bidang Yankes kesehatan khusus.
Meskipun sudah lulus Psikotes di Universitas Gajah Mada ( UGM) tidak jadi diikutkan Diklat ADUM untuk salah satu syarat dipromosikan jabatan sebagai Ka Sub Sie kesehatan khusus karena tiba tiba ada peraturan dari pemerintah bahwa eselon V di hapus.
Atas Penawaran Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Gunungkidul, kita memilih dipindah di Puskesmas Patuk 1 sebagai tenaga Fungsional Perawat. Singkat cerita, pada saat tugas di Patuk 1, siapnya
pagi siang malam rawat inap, dan di rolling, kadang di Puskesmas semua kerjaan sendiri terus menghitung uang dan melapor uang distribusi juga sendiri, disini kejujuran seseorang diuji. Allah Maha Melihat, kita lolos dari ujian kejujuran itu. Alhamdulillah di Puskesmas Patuk 1 Gunungkidul Yogyakarta kita diberikan kesempatan bisa menjadi Tim Kesehatan Haji Daerah. (TKHD) tahun 2003.
Setelah di Puskesmas Patuk 1 Gunungkidul Poniman pindah ke Puskesmas Cangkringan. Pada saat di Puskesmas Cangkringan kita dapat kesempatan melanjutkan izin kuliah D IV Keperawatan Medikal Bedah ( KMB,) di Poltekkes Depkes Yogyakarta atas biaya Mandiri.
Lulus Kuliah tahun 2008 di tempat kan tugas di Rumah Sakit Umum Prambanan Sleman Yogyakarta, selingan tambah ikut kerja sebagai perawat di Rumah Sakit Islam Manisrenggo part time, Di RSUD Prambanan Sleman ditugaskan di bagian Unit Gawat darurat ( UGD).
Saat Dinas di RSUD tahun 2010 ada peristiwa Erupsi Merapi dan gempa bumi, keluarga dan kita dari Kebonalas Manisrenggo Klaten mengungsi ke Prambanan, Saat di barak pengungsian ada niat ingin mendaftar Transmigrasi ke Padang Tarok Kamang Baru Sijunjung Sumatera Barat sekaligus pindah tugas dan ditempatkan di Puskesmas Air Amo mulai tahun 2014.
Tahun 2014 Poniman sudah pindah dan bertugas ke Puskesmas Air Amo, ternyata pemberangkatan rombongan Transmigrasi di Padang Tarok di di tunda menjadi tahun 2016.
Bulan Desember 2016 bertugas di Lokasi Transmigrasi Padang Tarok dan bolak balik ke Puskesmas Induk di Air Amo, bila ada jadwal sip piket pelayanan 24 Jam dalam kondisi jalan yang memprihatinkan dan belum ada pembangunan jembatan.
Bila ada pasien yang perlu di rujuk ke Puskesmas Induk Air Amo atau langsung ke RSUD Sijunjung memakai fasilitas Bentor melalui jembatan gantung di Pintu Batu Padang Tarok.
Setelah tahun 2018 di bangun Puskesmas Pembantu, di UPT Padang Tarok dan ada Bidan yang bertugas, kita pindah tugas ke Dinas Nakertrans Kabupaten Sijunjung ditugaskan, sebagai staf Kepala UPT Padang Tarok. Setelah Kepala UPT yang lama memasuki masa pensiun, maka Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sijunjung, menugaskan saya sebagai Ka UPT Padang Tarok, sekarang dengan istilah Koordinator UPT Padang Tarok.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar