Melirik Potensi PAD Padang Panjang - Go Parlement | Portal Berita

Melirik Potensi PAD Padang Panjang

Senin, Januari 05, 2026

 




Oleh: Rifnaldi 


Padang Panjang(SUMBAR).GP- Kota Padang Panjang yang terletak di persimpang jalan lintas Sumatera dikenal sebagai kota pendidikan dan perdagang, ini dibuktikan dengan adanya catatan sejarah, kalau di kota Padang Panjang telah banyak melahirkan tokoh  tokoh Nasional, dan bisa kita bayangkan pada 1913, di zaman itu kejayaan Padang Panjang memang menjadi kota tujuan bahkan menjadi pusat perdagangan Sumatera Tengah.



Saat ini 2026, penduduk Padang Panjang diperkirakan sekitar 50 ribu jiwa lebih. Sedangkan Pendapat Asli Daerah (PAD) cuma Rp136.790.000.000 sedangkan kebutuhan belanja daerah APBD 2026 Rp514.421.769.000. Artinya untuk mencukupi belanja daerah ini, Padang Panjang mendapat transfer dana dari pemerintah pusat Rp377.631.769.000.


Tentu saja dengan kondisi PAD yang ada sekarang, kepala daerah dan anggota DPRD harus berpikir keras, bagai mana caranya meningkatkan PAD Padang Panjang dengan segalah potensi yang ada.


Dirangkum dari ciloteh lapau bersama anggota DPRD periode 2014 - 2024 Hukemri bersama rekan media Padang Panjang, ketua PJKIP Rifnaldi, Wartawan senior Padang Expres Wardi, serta ketua Forum Wartawan Serambi Mekah Yan Bayok.


Kalau kita amati kondisi sekarang, Pemko harus bangkit dengan inovasi yang baru. Karena tidak mungkin Padang Panjang menghandalkan dana transfer dari pusat saja.


"Kita punya aset dan itu belum dikelola secara profesional dan proporsional," kata Hukemri.


Apalagi melihat kondisi pasar Padang Panjang sampai detik ini sepih dari pengunjung, sehinggah omset pendagang tidak tercapai, bahkan banyak toko dan kios ditutup, karena tidak mampu untuk membayar sewa, terutama di lantai 3, sementara, pemko harus tetap mengeluarkan mentenen setiap tahunnya, sebut Hukemri saat diskusi di nasi goreng serba 9000 pasar usang kota Padang Panjang, Minggu 3 Januari 2026.


Meskipun Padang Panjang bukan kota industri, bukan tidak mungkin kota Padang Panjang ini bisa menjadi kota pelayanan, karena kota Padang Panjang ini berada di persimpangan lintas Sumatera yang dikenal sebagai kota pendidikan dan perdagangan. Tentu saja banyak hal tentang pelayanan dan kerjasama yang bisa dilakukan, guna meningkatkan PAD, katakanla seperti negara Singapura. Apa lagi saat ini Padang Panjang telah memiliki pasar moderen sebagai stelase kota, cuma saja pasar ini belum bisa meningkatkan terget PAD nya.


Maka untuk meramikan pasar Padang Panjang ini, langka kongkritnya kata Hukemri, pindakan saja kantor OPD khusus bahagian pelayan ke pasar lantai 3, sehingga aktivitas perkantoran ini akan berdampak dengan omset pedagang, dan Pemko tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk menyewa kantor, seperti kantor DKK, Perkim dan Kesbangpol.


Sedangkan perkantoran OPD yang telah dikosongkan dan ada dalam aset Pemko, pengelolahannya serahkan seja ke pihak ke tiga sesuai dengan perundangan undangan, sehinggah akan menghasilkan sumber PAD yang jelas. Tentu saja kebijakan ini ada di tangan Walikota Hendri Anis, kata Hukemri dibenarkan ketua P5 Isni.


Terkait dengan kota pendidikan, walaupun saat ini sudah ada kampus ISI dan pondok pesantren Tawalib, Diniyah Putri serta pondok pesantren lainnya, yang telah banyak melahirkan tokoh tokoh Nasional, namun di Padang Panjang sudah saatnya ada kampus universitas favorit, seperti UNAND, UNP dan kampus favorit lainnya.


Memang luas Padang Panjang hanya 23 km persegi dengan lahan sangat terbatas, apa lagi tapal batas dengan Kabupaten tetangga serta RTRW yang masih belum rampung, dan ini bukan sebuah kendala untuk menyediakan lahan atau mendirikan sebuah kampus di Padang Panjang, bila perlu serahkan saja kantor Walikota kepada universitas yang ternama, dan kantor Walikota pinda ke BKPSDM berdampingan denga Islamic Center sehinggah aktivitas ke agamaan ASN lebih mudah dilaksanakan.


Dari diskusi ringan ini, banyak pokok pokok fikiran yang bisa mengasilkan PAD Padang Panjang, tentu saja kebijakan ini kuncinya ada di tangan Walikota Hendri Arnis. Meskipun ide ide ini kedengarannya agak gila, tetapi inilah potensi PAD Padang Panjang yang sebenarnya. Karena Padang Panjang tidak mungkin lagi menjadi  kota tujuan wisata kalau tidak dibenahi dari sekarang, apalagi kalau tol Sumbar Riau sudah siap, maka kota Padang Pajang bakal menjadi kota kenangan yang kaya dengan sejarah dan cerita.

#GP | ***



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS