Komisi II DPRD Kunjungi Dinas Perdakop UKM Kota Padang Panjang dalam rangka rapat kerja terkait rencana kerja tahun 2026 bertempat di ruang Rapat Dinas Perindakop UKM, Senin, (12/01/25).
Rombongan Komisi II terdiri dari Ketua Yandra Yane, SE, Wakil Ketua Kiki Anugerah Dia, SE, Seksetaris Ridwansyah, SE beserta Anggota Drs. Aditiawarman, Herman didampingi oleh koordinator komisi Mardiansyah, S.Kom yang disambut oleh Kepala Dinas Perindakop UKM Ewasoska beserta jajaran.
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Perindakop UKM memaparkan realisasi kegiatan tahun 2025 serta rencana kerja tahun 2026.
Menanggapi paparan dari Kadis Perindakop, Yandra Yane, SE meminta agar meninjau ulang manfaat dekranasda serta meminta pemko untuk membantu biaya kemasan serta izin pelaku umkm.
Selanjutnya, Herman meminta agar tarif sewa kios pasar pusat ditinjau ulang. "Kami minta kepada Dinas Perindakop untuk meninjau kembali tarif sewa kios yang ada dipasar pusat seperti kios yang terletak d lantai 1 dengan yang terletak dilantai 3" ucapnya.
Sementara itu, Ridwansyah, SE meminta dinas terkait untuk menata ulang pasar pusat yang semakin semrawut dengan terbatasnya akses parkir. Ia juga meminta pemindahan pasar sayur ke pasar pusat dipercepat sehingga pasar pusat kembali ramai.
Disisi lain, Kiki Anugerah Dia, SE meminta agar ada pendampingan pada pelaku UMKM. "kita dampingi penggiat umkm ini sampai dia benar-benar mandiri, Jangan sampai kita berikan modal lalu kita biarkan saja" tambah kiki.
Selanjutnya, Rombongan Komisi II melanjutkan kunjungan ke Dinas Perhubungan Kota Padang Panjang.
Pada kesempatan ini Komisi II meminta kepada dinas terkait bekerja sama dengan TNI untuk menambah titik parkir di sepanjang jalan Sudirman sampai ke depan SMA 2 yang mana disana potensi PAD sangat besar.
Komisi II juga meminta peninjauan kembali terkait sistem one way yang mana banyak keluhan pedagang yang mengalami penurunan pendapatan serta meminta agar lampu-lampu jalan yang mati agar segera diperbaiki.
#GP | Red






Tidak ada komentar:
Posting Komentar