50 Kota ( SUMBAR).GP - Dari sekian banyak kelompok pengajian kaum ibu Majelis Ta'lim Irsyadunnisak termasuk yang paling getol untuk mengadakan berbagai macam kegiatan.
Ketua Irsyadunnisak Eda Syamsu didampingi Koordinator "Jumat Berkah" Hasni Kampai dan Tanti Yuliansof, ketika dihubungi wartawan GP Novi, di objek wisata Buluah Kasok, Selasa ( 25-2-2025 ) menerangkan, Irsyadunnisak tidak hanya terpaku wisata melulu, kegiatan tersebut merupakan sebagian dari program majelis, ujarnya.
Eda Syamsu kemudian merinci program Irsyadunnisak terbagi tiga bagian, pertama masalah keagamaan, kedua sosial kemasyarakatan, ketiga program wisata.
Masalah keagamaan, program ini kata Eda Syamsu, untuk menambah pengetahuan kaum Ibu tentang keagamaan termasuk fiqih, dilaksanakan setiap hari Minggu, ustaznya didatangkan dari Kota Payakumbuh. Setiap Rabu siang pengajian Tafsir bersama Ustadz Ade Jazuli, Lc program ini sudah berlangsung 8 tahunan.
Minggu pertama setiap bulan mengikuti pengajian Badan Kontak Majelis Ta'lim ( BKMT) Propinsi Sumatera Barat.
Belum lama ini Irsyadunnisak memperoleh pelajaran Tata Cara Penyelenggaan jenazah kerjasama dengan Shafiyyah Community Sumatera Barat.
Menyangkut program kemanusiaan, sesuai dengan Sunah Rasul, mengantarkan nasi ke rumah duka jikalau ada sanak familinya yang meninggal dunia. Mengantarkan nasi ini dengan cara berkelompok serta bergiliran selama tiga hari berturut-turut.
Membantu mencarikan donator bagi mahasiswa yang kurang mampu. Alhamdulilah sudah ada yang tamat kuliah dan mendapat pekerjaan.
Untuk kegiatan wisata tambah Eda Syamsu, Majelis Ta'lim Irsyadunnisak telah melalang buana ke luar negeri bulan September 2024 lalu, yakni ke Malaisya, Malaka dan Singapur, sebelumnya Irsyadunnisak wisata ke Kilometer NOL Propinsi Aceh sekitar tahun 2023.
Masih menurut Eda Syamsu, wisata ke Karta Wahana Buluah Kasok saat ini, serangkaian menyambut bulan suci Ramadhan, sekaligus mensyukuri nikmat Allah.
Wisata kali ini kami namakan "Wisata Religi" karena kami tetap mengundang Mubaligh Majelis Ulama Nagari Sarilamak (MUNA) Ustaz Noviardi. S.Psi dalam tausiahnya menyampaikan, tidak akan diterima ibadah puasanya sebelum saling memaafkan selama ini mereka bermusuhan.
#GP | Novi.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar