BAN PT Lakukan Asesmen Lapangan Program Studi Seni Karawitan ISI Padang Panjang Secara Daring - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

Senin, 02 November 2020

BAN PT Lakukan Asesmen Lapangan Program Studi Seni Karawitan ISI Padang Panjang Secara Daring


Padang Panjang(SUMBAR).GP- Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melakukan asesmen lapangan (AL) secara daring terhadap Program Studi Seni Karawitan, Institute Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang secara Virtual 02–03 November 2020.


Hadir dan mengikuti kegiatan tersebut, Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Dekanat FSP, Novesar Jamarun beserta jajaran, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Dr. Desmon, M. Pd, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Drs. Maiharman, Tim Assesor dari Ban PT, dan Alumni Prodi Karawitan.


Asesmen dilakukan secara daring tetap mengacu pada Pedoman Asesmen Lapangan sesuai instrumen digunakan, akreditasi 7 standar versi 3.0 (IAPT 3. 0). sebagaimana diatur dalam Peraturan BAN-PT Nomor 3 Tahun 2019. Yang membedakan adalah pada modus asesmennya, seperti proses wawancara, konfirmasi data dan informasi yang dilakukan melalui video conference dengan modality online meeting yang tersedia.


Dalam sambutannya, Walikota Fadly Amran, Menyampaikan, Institut Seni Indonesia Padang Panjang khususnya di Prodi Karawitan merupakan potensi yang sangat luar biasa dalam hal pelestarian budaya.


"Kami meyakini ISI Padang panjang mempunyai tugas yang sangat luar biasa mempertahankan seni dan budaya Minangkabau, dengan slogan sebagai garda terdepan dalam reservasi ataupun mempertahankan budaya Melayu khususnya budaya Minangkabau," kata Walikota Fadly Amran saat memberikan sambutan secara virtual di Balaikota setempat, Senin (02/11/2020).


Hal ini dibuktikan dengan pendekatan melalui banyak pertunjukan apakah itu festival ataupun pertunjukan langsung kepada masyarakat. 


"Untuk itu saat ini ada beberapa tempat seperti spot empi teater yang sedang kami bangun, dan iakan bekerja sama dengan lulusan dari Institut Seni padang Panjang, kami memang mengkonsep bagaimana kota Padang Panjang ini bukan hanya menjadi kota tujuan kuliner, kota wisata pendidikan, kota pendidikan, kota tujuan pendidikan tetapi juga kota pertunjukan," ungkapnya.


Kota Padang Panjang, sebut Walikota, adalah gudangnya anak-anak muda kreatif, seniman kreatif, nantinya bisa membuat pertunjukan karawitan interactive seperti yang ada di Jakarta. 


"Saya yakin pengunjung di Sumatera Barat pun juga akan melihat Padang Panjang bukan hanya sekedar wisata pendidikan, pergi ke pesantren pesantren atau pergi ke kulineri, tetapi dapat juga melihat pertunjukan dari anak-anak muda yang kreatif ini," sebut Wako.


Disamping itu, beliau melihat penghargaan di bidang seni, karya tulis, ataupun karya seni lainnya semakin hari semakin tinggi. Suatu harapan baru bagi anak muda kita. 


"Tugas kita sekarang, memberikan dan  mencarikan alternatif atau pun dorongan kepada seniman yang lahir dari Institut Seni Padang Panjang supaya di luar sana pun mereka bisa memiliki fighting spirit, bisa bersaing dengan seniman-seniman nasional atau pun internasional," pungkasnya.


#GP | DF | KI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

loading...


Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS