JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.goparlement.com/p/goparlement.html
INTERNASIONAL Klik!
https://www.goparlement.com/p/blog-page.html
INDONESIA Klik!
https://www.goparlement.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang_30.html
SUMATERA BARAT Klik!
https://www.goparlement.com/p/informasi-covid-19-di-padang_14.html
PADANG Klik!

Mengenal Fidra Yanti Maldar, S.Pd guru tamu belajar on line di kelas V B SDN 13 Muaro.


Sijunjung(SUMBAR).GP- Nama lengkapnya Fidra Yanti Maldar, S.Pd panggilan akrabnya Era, Guru  kelas I  SDN 26 Limo Koto, Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung,  didaulat sebagai "Guru Tamu" pada proses belajar on line melalui wa grup kelas V B pada SDN 13 Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kamis(2/4) 

"Belajar on line itu berlangsung pukul 16.00 sampai 17.00  Wib dengan tema puisi, dengan harapan anak tahu dan bisa  menciptakan dan penikmat puisi," ujar Era kepada www.goparlement.com, Kamis.

Sebelum tahun 2014 lalu, Era pernah mengajar di Kabupaten solok, tepatnya di SDN 21 Selayo Tanang Bukik Sileh. Satu tahun terakhir bergabung dengan Komunitas Guru Belajar (KGB) Kabupaten  Sijunjung. 

"Melalui KGB Sijunjung  ini kegiatannya sangat menarik sekali dan  banyak manfaat bagi komunitas guru, terutama dalam  berbagi  praktek maupun pembelajaran, " Aku Era mengungkapkan 

Apalagi Mas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sekarang, sedang menggalakkan kebijakan merdeka belajar. Tepat rasanya bergabung dengan KGB Sijunjung yang juga tengah sibuk menggerakkan merdeka belajar.

Dalam keadaan terguncang dengan suasana  menyebarnya virus corona yang dinamakan dengan Covid-19. Pemerintah meniadakan kegiatan belajar di sekolah dan memindahkan belajar ke rumah demi menjaga kesehatan anak anak dan guru dari penyebaran virus.

Dikatakan Era peserta didik dianjurkan untuk belajar secara on line atau  daring, kebetulan saya guru kelas  1 di SDN 26 Limo Koto, Kecamatan Koto VII sudah mencobakan belajar di WA Grup membuat anak anak sangat antusias begitu juga dengan orang tuanya.

Sebagai anggota grup komunitas guru belajar, tentu intens sharing dengan teman yang lain tentang belajar di rumah. Timbullah  ide dari teman  Novi Edmawita, S.Pd dan juga dapat panduan dari  grup  Sekolah Lawan Corona (SLC) dari kampus cikal  tentang pembelajaran di rumah.

Berkat undangan dari Novi Edmawita  guru kelas V B  SDN 13 Muaro, menjadi guru tamu di kelasnya pada belajar on line,  saya jadi tertarik berkat kesempatan yang diberi Novi Edmawita,  jadilah saya guru tamu di kelasnya Kamis,  2 April 2020 pukul 16.00   sampai  17.00. 

Sebelum memasuki kelas on line tersebut, memang terasa  grogi, ujar Era tapi karena anak anak  SDN 13 Muaro merupakan sekolah model di Kabupaten Sijunjung,  saya yakin pasti pada  pintar dan kreatif, membuat diri saya semangat dan percaya diri (PD) dalam menyajikan  materi bahasa Indonsia tentang " puisi" 

Alumni Strata 1 Universitas Negeri Padang (UNP) tahun 2012  ibu dari sepasang putra dan putrinya, pernah mengikuti pendidikan di  SDN 20 Padang Laweh tamat 1990, tamat di SMPN 7 Sijunjung 1993 dan tamat di SMAN 1 Sijunjung 1996 melanjutkan kuliahnya di Diploma II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kota Solok.

Menurut isteri Andrianif karyawan swasta PT.Andalas Trans Nusantara, kelahiran di  Solok 11 September 1977 itu tidak punya persiapan istimewa untuk jadi guru tamu tersebut, kecuali memahami tentang langkah langkah cara menulis puisi terlebih dahulu.

Era yang tengah menjalani pendidikan S.2 Universitas Terbuka itu telah melahirkan sebuah buku kumpulan puisi dengan tema "muridku" dengan isinya 50 puisi.

Selain itu Era juga punya karya tulis keduanya "Arunika sang dwija" juga  kumpulan puisi tetapi ini, karya bersama rekan di mediaguru. Dan juga  pernah menulis di "gurusiana" dalam rangka hari guru, tahun lalu.

Menurut Buk guru  yang beralamat di Jorong  Batu Balang, Nagari  Limo Koto Kecamatan Koto VII mengaku, bahwa menjadi guru tamu di kelas V SDN 13 Muaro sungguh mengasyikkan, siswanya aktif, kreatif dan pintar.Mereka bersemangat menjawab pertanyaan seputar langkah" menulis puisi.

Namun, ending nya kurang baik,  karena ada angin ribut di rumah banyak pohon  tumbang, memaksa menutup kegiatan sebelum waktunya. Namun  banyak kesan yang saya dapat dari belajar on line kelas 5 B SDN 13 Muaro ini. 

Rasa  gugup di awal menghadapinya berubah menjadi  percaya diri (PD) dengan sendirinya. Puisi dengan mengambil  tema virus sangat cocok dengan keadaan bangsa  saat ini. 

Belum puas rasanya jadi guru tamu di kelas tersebut, karena suasana hujan dan angin kencang, cuaca tidak mendukung. Namun saya tetap lega bisa berbagi dikelas online,  semoga kegiatan seperti ini berlanjut dan dapat di tiru oleh semua pendidik terutama guru Kabupaten Sijunjung.

Sebagai kenangannya Era terinspirasi menciptakan puisi dalam proses pembelajaran on line itu sebagai berikut : 

Corona, Corona ..
Nama yang indah
Namun menyakitkan
Menyentakkan penghuni negeri
Badan menggigil mendengarnya

Corona..
Tebar pesona mu
Merebak kemana mana
Kamu hinggap bak kupu kupu
Seakan pedih rasanya

Corona..
Tidak bisa melawanmu
Berharap kau terbang jauh
Biar dunia bernyanyi lagi.

#GP | Herman

Posting Komentar

0 Komentar

PT.Andalas Nusantara Parlemen Mengucapkan, Selamat datang di Website www.goparlement.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga Anda puas, Tertanda; Rifnaldi (CE) Pimred