Sijunjung (SUMBAR).GP- Panitia Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gebu Minang Kabupaten Sijunjung terus mematangkan persiapan menjelang prosesi pengukuhan yang direncanakan berlangsung pada 21 September 2026 di kawasan wisata Bukit Ponggang, Kabupaten Sijunjung.
Rapat panitia yang berlangsung di Ceri Caffe, Rabu, 9 September 2026 membahas pematangan acara dan prosesi pengukuhan tersebut menegaskan bahwa kegiatan tidak boleh berhenti pada seremoni organisasi semata.
Momentum pengukuhan diarahkan menjadi pintu masuk memperkuat kerja sama di bidang adat, budaya, ekonomi masyarakat, pendidikan, serta pengembangan potensi kawasan Bukit Ponggang.
Dalam pengarahan pimpinan Gebu Minang, H. Epi Radisman Dt.Paduko Alam, SH meminta panitia melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait kesiapan pendanaan, undangan, teknis acara, perlengkapan, konsumsi, penyambutan tamu, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah nagari.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah pendanaan kegiatan. Panitia selama ini telah bergerak melakukan penggalangan dukungan melalui berbagai cara, termasuk mengantarkan surat secara langsung maupun mengirimkannya melalui pos kepada sejumlah pihak.
"Yang penting berjalan, Itu tergantung rezeki. Kita harus tetap bergerak dan jangan hanya menunggu," demikian semangat yang mengemuka dalam rapat tersebut.
Panitia juga telah menyampaikan proposal dukungan kepada sejumlah anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Sumatera Barat, serta pihak swasta. Hingga rapat berlangsung, sebagian proposal tersebut masih menunggu tanggapan.
Meski demikian, panitia menyebut telah ada dukungan awal sebesar Rp10 juta dari salah seorang pihak yang telah membantu kegiatan. Dukungan tersebut akan kembali diverifikasi oleh ketua panitia bersama bendahara.
Panitia menilai sisa waktu sekitar sepuluh hari menjelang pelaksanaan harus dimanfaatkan secara maksimal. Apabila persoalan pembiayaan tidak segera mendapatkan solusi, dikhawatirkan dapat memengaruhi kesiapan bahkan jadwal kegiatan.
Karena itu, panitia sepakat mengedepankan pola jemput bola, termasuk mencari dukungan sementara sebagai langkah antisipasi agar persiapan kegiatan tidak tersendat.
Prosesi diharapkan kegiatan resmi ditargetkan selesai pukul 13.20 Wib
Dalam rapat tersebut juga dimatangkan rancangan rundown acara. Registrasi peserta direncanakan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
Panitia akan menyiapkan daftar hadir, petunjuk tempat duduk, petugas penerima tamu, serta melakukan koordinasi dengan pemerintah nagari dan unsur terkait.
Rangkaian acara resmi ditargetkan selesai sekitar pukul 13.20 wib, setelah acara utama, panitia membuka kemungkinan adanya kegiatan tambahan berupa penampilan seni budaya maupun diskusi.
Selain jajaran pengurus Gebu Minang, panitia merencanakan mengundang seluruh kepala desa dan wali nagari di Kabupaten Sijunjung, unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan, dinas terkait, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan daerah.
Kehadiran pengurus DPD Gebu Minang Kabupaten Sijunjung sendiri diharapkan maksimal. Dari struktur kepengurusan, terdapat sekitar 44 orang pengurus yang diharapkan hadir dalam prosesi pengukuhan.
Bukit Ponggang Disiapkan Bukan Sekadar Lokasi Seremoni
Salah satu poin strategis yang muncul dalam rapat adalah rencana menjadikan Bukit Ponggang sebagai salah satu fokus kerja sama dan pengembangan program Gebu Minang di Kabupaten Sijunjung.
Panitia merencanakan adanya penandatanganan kerja sama kemitraan yang melibatkan pemerintah desa, unsur Gebu Minang, serta perguruan tinggi, di antaranya Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dan Universitas Andalas (Unand).
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya menyentuh aspek budaya, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi berbasis budaya dan potensi masyarakat sekitar.
"Jadi artinya kita tidak hanya seremonial saja pengukuhan," menjadi salah satu penekanan penting dalam rapat.
Kawasan Bukit Ponggang diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengembangkan potensi budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
#GP | Herman | Era.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar