Makin Mengerikan! Mahfud MD Turun Gunung Bela Nadiem Makarim Dan Kuliti Habis Hukum Sistem 'Kejar Setoran' Penguasa! - Go Parlement | Portal Berita

Makin Mengerikan! Mahfud MD Turun Gunung Bela Nadiem Makarim Dan Kuliti Habis Hukum Sistem 'Kejar Setoran' Penguasa!

Kamis, Mei 21, 2026


Surabaya(JATIM).GP- Prof. Mahfud MD menyampaikan. Dalam kuliah umum di Universitas Dr. Soetomo pada Selasa (19/05/2026).

Tidak ada kerugian keuangan negara. terhadap kasus pengadaan Chromebook dengan terdakwa. 


“Ternyata di persidangan tuh sesudah saya ikuti, kerugian negara tidak ada, bukti uang mengalir ke perusahaan maupun ke Nadiem gak ada, ada uang melonjak tinggi pada suatu saat tapi karena dia punya saham jauh sebelum jadi menteri,” kata Prof. Mahfud.


Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, akhirnya tak bisa tinggal diam melihat carut-marut peradilan di Indonesia ini. 


Dengan nada tinggi, sang pendekar hukum ini membongkar dugaan kriminalisasi yang menyeret nama mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. 


Mahfud menuding bahwa hukum saat ini sudah kehilangan akal sehat dan terkesan cuma memaksakan kasus layaknya sistem 'kejar setoran' tanpa bukti yang kuat!


Analisis tajam dari Mahfud MD ini sukses menelanjangi kejanggalan fatal yang diduga sengaja diciptakan untuk menjerat Nadiem Makarim.


Mahfud meradang! Ia membongkar praktik kotor di mana penegak hukum seolah menarget orang terlebih dahulu, baru kemudian sibuk mencarikan konstruksi hukum dan pasal-pasal jebakan setelah penangkapan terjadi. 


Ini murni gaya premanisme berseragam, bukan keadilan!


Mahfud menegaskan bahwa seorang menteri yang murni membuat kebijakan strategis tidak bisa dikategorikan korupsi jika tidak terbukti ada niat jahat (mens rea). Mencampuradukkan urusan teknis Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan wewenang menteri adalah bentuk pemaksaan logika dan kriminalisasi brutal yang menelanjangi kebodohan penuntut umum!


Mahfud juga membongkar anomali prosedur audit. Ia mempertanyakan mengapa proses ini melangkahi fungsi audit internal (BPKP) yang seharusnya jadi filter pertama. 


Tindakan ugal-ugalan penyidik ini memicu kecurigaan raksasa di publik. Apakah kasus Nadiem ini murni pesanan politik elit penguasa untuk menyingkirkan lawan?


Sebagai penutup, Mahfud membunyikan alarm bahaya! Jika setiap inovasi dan kebijakan berujung jeruji besi akibat pesanan, talenta emas bangsa akan lari ketakutan untuk mengabdi. Birokrasi akan lumpuh!


Sentilan maut dari Mahfud MD ini menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum kita. Keadilan tidak boleh buta dan tidak boleh disetir pesanan penguasa! 


Publik kini menanti ketegasan Majelis Hakim, akankah mereka berani memutus rantai peradilan sesat ini, atau justru tunduk pada tekanan skenario kriminalisasi?


Menurut kalian, masuk akal nggak sih kalau seorang menteri gampang banget dipidanakan cuma gara-gara urusan kebijakan administratif di kementeriannya?


Percaya nggak kalian sama dugaan Mahfud MD kalau kasus Nadiem Makarim ini terkesan cuma cari target alias "kejar setoran"?

#GP | Ce | Red



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS