Tebingtinggi(SUMUT).GP- Sumut Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebingtinggi digeledah Tim Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sumut, pada Kamis 16 April 2026, hingga malam. Sejumlah dokumen alat bukti disita tim krimsus.Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 21.30 WIB itu merupakan bagian dari rangkaian operasi rangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.
Sekira 10 personel yang dipimpin Kanit 1 Krimsus Polda Sumut tiba di lokasi menggunakan tiga unit mobil. Di dalam kantor, tim krimsus melakukan pemeriksaan serta pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan perkara.
Usai kegiatan, tim krimsus meninggalkan lokasi dengan membawa satu tas berisi berkas dan sejumlah dokumen lainnya.
Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari pemanggilan sejumlah pejabat Kominfo Tebingtinggi pada Rabu 15 April 2026.
Beberapa orang sempat dimintai keterangan antara lain Kepala Dinas Kominfo Ghazali Rahman, Kabid Aplikasi Informatika Dedi Saputra, Plt. Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Nur Erdian, serta bendahara dinas.
Sebagian pihak yang diperiksa telah dipulangkan. Namun, Nur Erdian dan seorang rekanan Heny Afrianti, masih diamankan Polda Sumut untuk proses lebih lanjut. Keduanya diamankan melalui kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Medan.
Rangkaian pemeriksaan dan penggeledahan tim krimsus tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan jaringan internet di Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi tahun 2025.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Polda Sumut. Diyakini, tim Krimsus masih melakukan penyelidikan maraton atas kasus yang merugikan keuangan negara tersebut.
Kadis Kominfo Ghazali Rahman akhirnya membenarkan OTT yang sebelumnya sempat ia bantah dan mengatakan itu hoax.
“Iya, OTT terkait sukses fee. Ada sebanyak 7 dokumen yang dibawa tim Krimsus Polda Sumut dari sini,” ucap Ghazali.
Ketika disinggung pernyataannya yang mengatakan tidak ada OTT, Kadis Kominfo tidak menjawab. Ia malah menjelaskan tim Krimsus Polda Sumut telah memeriksa seluruh ruangan kantor yang dipimpinnya.
”Semua ruangan sudah diperiksa,” ujar Ghazali Rahman singkat.
#GP | Tim Redaksi






Tidak ada komentar:
Posting Komentar