Sijunjung (SUMBAR).GP- "Pada hari yang penuh kebahagiaan ini, setelah sebulan lamanya kita menahan lapar dan dahaga, menahan hawa nafsu, serta memperbanyak ibadah di bulan suci Ramadhan, kini kita sampai pada hari kemenangan, hari Idul Fitri".
Idul Fitri bermakna kembali kepada fitrah, kembali kepada kesucian. Seakan-akan hari ini kita dilahirkan kembali seperti bayi yang suci, bersih dari dosa, dengan hati yang lebih lembut dan jiwa yang lebih tenang, demikian diungkapkan Muhammad Rizki Rivando dalam khotbah Idul Fitri di Masjid Baiturrahim Jorong Silukah, Nagari Durian Gadang, Kecamatan Sijunjung, Jumat (20/3/2026).
Namun, kebersihan hati ini harus kita jaga dan kita tingkatkan terus dalam kehidupan kita kedepannya, ujar mubaligh muda yang sedang melejit saat ini.
Ditegaskannya, di hari yang mulia ini, marilah kita memperkuat dua hubungan utama dalam kehidupan kita, yaitu hablum minallah (hubungan dengan Allah SWT) dan hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia).
Perbaiki hubungan kita dengan Allah melalui ibadah yang istiqamah, dan pererat hubungan dengan sesama melalui silaturahmi, saling memaafkan, serta menumbuhkan kepedulian dan kasih sayang.
Mari kita jadikan Idul Fitri ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan mempererat ukhuwah, agar kita menjadi pribadi yang lebih baik di hari-hari yang akan datang.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar