RILIS RESMI PEMKAB. BOGOR TENTANG PERPANJANGAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) MIKRO DI KABUPATEN BOGOR - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

loading...


Selasa, Maret 09, 2021

RILIS RESMI PEMKAB. BOGOR TENTANG PERPANJANGAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) MIKRO DI KABUPATEN BOGOR

 


RILIS RESMI PEMKAB. BOGOR TENTANG PERPANJANGAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) MIKRO DI KABUPATEN BOGOR

Masyarakat Kabupaten Bogor yang Saya Cintai, Melalui Broadcast Massage ini, saya ingin menyampaikan tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten Bogor, berlaku pada 09 - 22 Maret 2021.

Adapun kebijakan tersebut tertuang dalam KEPUTUSAN BUPATI BOGOR, Nomor : 443/202/Kpts/Per-UU/2021, yang meliputi:

a.    Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menetapkan Work From Home (WFH) sebesar 50% (lima puluh persen) dan Work From Office (WFO) sebesar 50% (lima puluh persen).

b.    Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring/online dan dapat dilakukan uji coba belajar mengajar secara tatap muka/offline;

c.    Sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan            teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan,    konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai    objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari yang     berkaitan dengan   kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

d.    Kegiatan restoran (makan/minum) di tempat sebesar 50% (lima puluh persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam         operasional restoran;

e.    Pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan/mall/supermarket/minimarket sampai dengan pukul 21.00 WIB;

f.    Kegiatan konstruksi beroperasi 100%.

g.    Tempat ibadah dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50%.

h.    Kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara; dan
 
i.    Dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum.

Adapun rincian tersebut tertuang dalam lampuran Keputusan
 
1.    Melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi sekolah dan pendidikan keagamaan.

2.    Pengoperasian Pasar rakyat dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas pasar, jam operasional pukul 04.00 – 16.00 WIB.

3.    Pengoperasian Mall/pusat perbelanjaan dengan jumlah pengunjung dibatasi paling banyak 50% (lima puluh persen) dari luas bangunan komersial, jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

4.    Pengoperasian Supermarket dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruang belanja, jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

5.    Pengoperasian Minimarket dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas minimarket, jam operasional pukul 08.00 – 21.00 WIB.

6.    Hotel/Resort/Cottage/Villa/homestay/penginapan diperbolehkan dengan kapasitas pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas.

7.    Pengoperasian Wisata alam, desa wisata beserta fasilitas penunjangnya dan konservasi alam/hewan ex situ dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari         kapasitas dan jam operasional pukul 08.00 – 17.00 WIB.

8.    Pengoperasian Wahana permainan di luar ruangan diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan jam operasional pukul 08.00 – 17.00  WIB.

9.    Pengoperasian Wahana permainan di dalam ruangan diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

10.    Gelanggang renang (kolam renang, waterpark waterboom baik yang berdiri sendiri atau merupakan fasilitas Hote, Resort, Cottage, Villa/ homestay/penginapan dan fasilitas tempat wisata, diperbolehkan dengan kapasitas pengunjung paling banyak 50% dari kapasitas dan jam operasional pukul 10.00 – 17.00 WIB.

11.    Arena bernyanyi baik yang berdiri sendiri atau merupakan fasilitas Hotel, Resort, Cottage, Villa, homestay, penginapan dan fasilitas tempat wisata diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan jam operasional pukul 10.00 - 21.00 WIB.

12.    Jasa perawatan tubuh, kecantikan dan sejenisnya (antara lain Panti pijat, refleksi, spa, salon dan barber shop/cukur rambut, terapi) baik yang berdiri sendiri atau merupakan fasilitas         Hotel, Resort, Cottage, Villa, homestay, penginapan dan fasilitas tempat wisata diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% dan jam operasional pukul 10.00 -21.00 WIB.

13.    Gym fitness center diperbolehkan dengan ketentuan:

    -     Menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta melakukan pembersihan peralatan secara rutin     dan berkala;
 
    -    Kapasitas jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruangan; dan

    -    Jam operasional pukul 06.00 - 21.00 WIB.

14.     Penyelenggaraan pelatihan dan turnamen olahraga diperbolehkan dengan ketentuan:

    -    Menerapkan protokol kesehatan secara ketat; dan

    -    Dilaksanakan tanpa penonton.

15.    diperbolehkan dengan jumlah pengunjung paling banyak 50% dan jam operasional pukul 10.00 – 21.00 WIB.

DemikIan disampaikan. Mari bersama kita putus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Mobilitas Sosial, Menghindari Kerumunan). 



Bogor Sehat, Indonesia Maju

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cibinong, 08 Maret 2021

Bupati Bogor Selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kab. Bogor

ADE YASIN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS