Koto Panjang Jajaki Pendirian Kampung KB Mandiri - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

DPD RI

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti & Ketua Komite 1 DPD RI, Pak Fachrul Razi, Mengucapak "Salam Idul Fitri 1 Syawal 1442 H. Minal Aidin Aalfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin"

Koto Panjang Jajaki Pendirian Kampung KB Mandiri

Jumat, November 27, 2020


Padang Panjang(SUMBAR).GP- Semangat luarbiasa tumbuh di tengah masyarakat Kelurahan Koto Panjang untuk membentuk Kampung KB Mandiri,  Rapat penjajakan pembentukan kampung KB mandiri Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, dilaksanakan Jumat (27/11/2020) di aula kantor lurah Koto Panjang.


Kampung KB mandiri Dimotori Lurah Icip Harianto, S. Th. I, Ketua LPM, Muhammad Yusuf, tokoh masyarakat dan kader kelurahan, Mengundang pemateri pegiat Kampung KB, Maryulis Max.


Kampung KB mandiri ini, bukanlah kampung KB yang dibiayai APBN maupun APBD.  Tetapi kampung didirikan secara swadaya oleh warga. Ke depan, jika benar-benar aktif berkegiatan, bukan tak mungkin bakal mendapat bantuan dari APBN melalui BKKBN, maupun APBD dari Pemko Padang Panjang.


Dijelaskan Icip Harianto, pembentukan Kampung KB di wilayahnya akan bisa terwujud, mengingat selama ini partisipasi masyarakat sudah sangat tinggi. Tinggal lagi komitmen bersama memulai langkah awal untuk mencanangkan kampung KB ini.


“Selama ini Koto Panjang adalah kelurahan yang selalu berprestasi di Padang Panjang.  Untuk lomba apa saja, pasti Koto Panjang ada mendapat juara. Apalagi sekarang, dengan semangat kebersamaan warga, insyaa Allah kampung KB ini akan terealisasi,” ujarnya di hadapan peserta rapat penjajakan yang juga dihadiri PKB pembina wilayah, kader IMP, PKK dan RT.


Dalam pemaparannya, Maryulis Max menyebutkan, tekad dan semangat Koto Panjang ini, diyakini akan terwujud. Karena seluruh persyaratan pembentukan kampung KB sudah terpenuhi. Tinggal lagi realisasi.


“Ini luarbiasa. Jika terwujud, bukan tak mungkin ke depan Koto Panjang bisa menjuarai kegiatan KKG PKK KB Kesehatan yang salah satu persyaratannya wajib menjadi kampung KB. Sementara sebelumnya, Koto Panjang sudah pernah menjadi juara PKK tingkat nasional, akan terkendala untuk meraih prestasi serupa bila tidak memenuhi persyaratan ini,” jelas Max.


Dijelaskannya, kampung KB bukan semata kampung keluarga berencana, tapi lebih luas dari itu. “Saya mengartikannya sebagai kampung kegiatan bersama. Cakupannya lebih luas dari itu. Dan selama ini, hal tersebut telah jalan di Koto Panjang, cuma belum diaplikasikan dalam bentuk kampung KB,” pungkasnya.


#GP | DF | Release Kominfo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS