Gelar Pertemuan di Sungai Tarab, Buya Maswardi: “Ekonomi Kerakyatan Menjadi Masalah Utama Warga” - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

Sabtu, 06 Juni 2020

Gelar Pertemuan di Sungai Tarab, Buya Maswardi: “Ekonomi Kerakyatan Menjadi Masalah Utama Warga”


Tanah Datar(SUMBAR).GP- Bertempat di Jorong Tigo Batuah Sungai Tarab, Sabtu (6/6), kehadiran Drs. H. Maswardi kembali mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Pertemuan yang dimulai sejak pukul 10 pagi itu, tak beda jauh dari kegiatan kunjungan ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Tanah Datar tersebut sebelumnya di beberapa jorong yang ada di Pariangan. Kali ini di Kecamatan Sungai Tarab, diskusi terbuka dengan masyarakat dihadiri oleh berbagai elemen.

“Kami menginginkan adanya perhatian dari bapak-bapak kami tentang kondisi yang ada saat ini di tengah masyarakat,” demikian ujar salah seorang tuan rumah yang hadir ketika itu.

Selain persoalan ekonomi warga yang kini sedang ambruk akibat dari wabah Covid-19, warga setempat juga menyampaikan keluh-kesahnya terkait dana pendidikan putra-putri mereka.

“Dana pendidikan kalau bisa dibantu oleh pemerintah. Bukan persoalan SPP siswa, tapi seperti saat ini, kondisi ekonomi yang sedang morat-marit ditambah lagi dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian pulsa dan paket data bagi anak kami yang sekolah dengan cara online. Bagi kami warga kurang mampu, ini cukup menjadi masalah,” terang mereka kepada Buya Maswardi.

Pertemuan yang dihadiri juga oleh tokoh masyarakat, alim ulama setempat itu, mengikutkan unsur generasi muda. Tak hanya persoalan pendidikan dan eknomi semata, namun permasalahan kenakalan remaja dan masalah-masalah lain turut pula dibicarakan.

Menanggapi persoalan-persoalan yang diutarakan masyarakat itu, Buya Maswardi menyampaikan, khusus pada bidang ekonomi kerakyatan, ia bersama para tokoh lain juga sedang mengupayakan bagaimana cara membantu masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan sejak pandemi Covid-19 mewabah.

“Ekonomi kerakyatan adalah tulang punggung daerah. Kalau bidang ini yang ambruk, jelas saja akan berdampak pada masalah sosial lainnya seperti bidang pendidikan. Ini menjadi masukan bagi kami ke depan,” terang Buya Maswardi.

Sementara itu terkait dengan masalah kenakalan remaja, menurut Buya Maswardi, persoalannya terletak pada bagaimana lingkungan sosial yang ada. Begitu pula dengan keberadaan dan aktivitas pengembangan Remaja Masjid yang harus dikelola dengan program yang lebih terukur.

“Kalau anak-anak remaja kita sudah dekat dnegan kegiatan-kegiatan keagamaan melalui Remaja Masjid, Insya Allah kenakalan remaja akan berkurang bahkan hilang dengan sendirinya. Selain itu, efek negatif kemajuan teknologi yang diserap remaja kita dengan cara yang salah kaprah, perlu diluruskan dengan aktivitas positif yang dipandu melalui Remaja Masjid,” demikian ujar Buya Maswardi yang juga Wakil Ketua Komite SMA 1 Batusangkar itu.

#GP | RED

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

loading...


Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS