Diperlukan keterbukaan dan koperatif semua pihak, untuk memutus Covid-19.


Sawahlunto(SUMBAR).GP-Sebelumnya, kita ketahui Kota Sawahlunto masih dalam kategori Kota tidak wabah (zona hijau) bersama dengan Kabupaten Sijunjung. Namun, seiring dengan gema takbir atau tepatnya Sabtu malam (23/5), diketahui adanya dua warga Sawahlunto positif Covid-19, berdasarkan hasil dari Tes Swab yang dilakukan beberapa waktu yang lalu. Sehingga saat ini, Sawahlunto masuk kategori daerah wabah (zona merah).

Sementara itu, dari hasil Test Swab pekerja kanvas berinisial YH asal Solok, yang dilakukan di Dharmasraya diketahui hasilnya Positif Covid-19.

Dan YH, diketahui mempunyai wilayah kerja untuk memasok produk susu, kesejumlah toko atau kios di wilayah Pasar  Silungkang, Pasar Sawahlunto dan Pasar Sapan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota  Sawahlunto, Yasril Yakup menyatakan bahwa Satgas Covid-19 Sawahlunto,  telah mengidentifikasi toko atau kios  yang kontak dengan YH. "Ada sekitar 20 toko sepanjang jalan Silungkang sampai dengan  Sapan yang kontak dengan YH. Dan YH diketahui, melakukan kontak dengan sekitar 20- 30 orang," ungkap Yasril (25/5). 

Sementara sejalan dengan itu, Tim Khusus Kec Silungkang, yang terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, Pimpinan  Puskesmas, Kepala Desa, Tim Posko dan Linmas segera bertindak cepat dengan melakukan upaya Tracking, pendataan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pedagang yang terkontak dengan pekerja kanvas inisial YH, pasca diketahui yang bersangkutan Positive terpapar Covid-19.

Setelah dilakukan pendataan, di Pasar Silungkang dan sepanjang jalan Silungkang, diketahui YH melakukan kontak dengan 9 Kios atau Toko. Untuk itu, kepada para pedagang tersebut,  akan dilakukan pemeriksaan Tes Swab pada  Selasa besok (26/5), di Sawahlunto.

#GP | Rep | Fid

Posting Komentar

0 Komentar

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS