Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung Adlis SE.MT : Sedang latih 112 orang generasi muda atasi pengangguran di Sijunjung.



Sijunjung(SUMBAR).GP- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK)  tengah melatih 112 generasi muda Sijunjung dengan berbagai ketrampilan yang membuat mereka bisa bekerja mandiri kelaknya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, Adlis, SE.MT  melalui Kepala UPTD BLK, Gustinus,S.Pt diruang kerjanya, Kamis (2/4).

Dikatakannya, latihan kerja yang tengah berlangsung dengan anggaran APBN dan APBD 2020 itu 5 paket dipusatkan di BLK Sijunjung ini dan 2 paket di Nagari Sinyamu Kecamatan Tanjung Gadang dan Nagari Mundam Sakti Kecamatan IV Nagari.

"Kegiatan yang dipusatkan di BLK melalui dana APBN sedangkan yang dilaksanakan di Nagari Sinyamu dan Mundam Sakti tersebut dengan dana APBD Sijunjung," ungkap Gustinus.

Disebutkan Gustinus, untuk menjadi peserta latihan meningkatkan ketrampilan di BLK ini tidak mempertimbangkan ijazah yang dimiliki calon peserta didik, biar tidak berijazah maupun sarjana sama saja, asal punya keinginan  silahkan mendaftar serahkan Poto Cofy KTP, KK dan Pas Poto lalui test, jika lulus Test tersebut sudah sah jadi peserta diklat.

Setiap paketnya berjumlah 16 orang. Di BLK saat ini 5 paket diklat yakni Teknik Sepeda motor, Ketrampilan menjahit, Computer, Instalasi listrik dan tata boga.Sedangkan di Nagari Sinyamu kterampilan tenun membuat dasar pakaian dan di Nagari Mundam Sakti ketrampilan teknik seeda motor.

"Pelatihan semuanya gratis, tinggal peserta Diklat  menyiapkan mental dan  semangat belajar, " sudah cukup kata Gustinus yang  hampir empat tahun menggelola pelatihan generasi muda disini.


"Bahkan setiap peserta  latihan di BLK Muaro Sijunjung ini, diberikan baju pelatihan atau baju kerja kemeja 2 helai dan satu helai baju kaus sedangkan peserta yang di Nagari dapat satu  kemeja dan satu baju kaus, " ungkap Gustinus 

Selain dapat pakaian kerja, kata Gustinus, peserta pelatihan tersebut juga diberikan makan siang serta   uang traspornya  Rp20.000,- seharinya.

Diharapkan Gustinus, setelah mereka selesai mengikuti pendidikan dan latihan  ketrampilan dapat bekerja sendiri atau bekerja ditempat tempat tertentu, sesuai dengan kemampuannya.

Diharapkan Gustinus, kegiatan  yang sedang kita lakukan ini dapat membantu  pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan dan akhirnya bisa mengurangi pengangguran di daerah langsek manih ini.

#GP | Herman

Posting Komentar

0 Komentar

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS