Demi Kelangsungan Pendidikan Adik-Adiknya,Fadjri Buka Usaha Bengkel Sepeda Motor

Sijunjung(SUMBAR).GP- Karena tanggung jawab besar terhadap kelangsungan pendidikan adik-adiknya, Fadjri (34 ) dengan modal awal Rp5000.000 mencoba buka usaha bengkel sepeda motor di depan rumahnya.

Fafjri yang merupakan anak sulung dari pasangan Mardi dengan almarhuma Efi Isdayati, merintis usahanya ini pada tahun 2016 lalu, dengan modal awal hanya Rp5000.000. Namun berkat keuletan pemuda tamatan SMK / STM Negeri 2 Sijunjung ini, kini usahanya kian berkembang, dan dapat pula melajutkan pendidikan adik-adiknya yang berjumlah 4 orang, tanpa didampingi orang tuanya.

Bengkel yang didirikannya, oleh pemuda jurusan otomotiv sepeda motor di kediamannya, Jorong Taruko, Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung ini, tampak kian membawa keberuntungan, terutama bagi kelangsungan kehidupan keluarganya yang tanpa ibu, dan ayah. Bengkel yang dioperasikan Fadjri, kini telah dilengkapi dengan tempat pencucian kendaraan bermotor dan memperkerjakan tiga orang tenaga kerja muda, asal nagari setempat.

Pengakuan anak muda ini pada media goparlement.com, bahwa mereka ditinggalkan ibu kandung pada tahun 2016 lalu karena sakit, sedangkan empat orang adiknya sedang sekolah, dan sangat membutuhkan biaya dan apalagi untuk biaya harian.

Mengingat kondisi seperti itu, Fadjri memutar otak membuka usaha bengkel di depan rumahnya, kebetulan rumah usangnya tidak ditempati lagi. Maka rumah lamanya itu dimodifikasi menjadi ruang bengkel atas dukungan keluaganya.

Memang dengan rasa tanggung jawab kepada adik-adiknya, Fadjri yang kini berusia 34 tahun belum berniat berumah tangga, karena dua dari empat adiknya masih sekolah tingkat SLTP dan satu lagi SMK/STM di Sijunjung.

Sedangkan adiknya yang nomor dua Ningsih sudah tamat SMA kini di rumah, adiknya nomor tiga sudah bekerja, nomor tiga masih dalam pendidikan STM, dan nomor empat kelas tiga SMP.

Menjawab pertanyaan media ini, anak sulung ini mengatakan,  sangat bangga dengan usahanya, sehingga dapat membina kelangsungan keluarganya. 

Walaupun tanpa ibu dan ayah mendampingi lima besaudara ini. Fadjri bersaudara selalu kompak, tahu dengan tanggung jawab masing-masing, dan beribadah pada Allah SWT yang telah memberikan rezeki.

Dari wawancara singkat, Fadjri mengaku hasil usahanya hanya bisa untuk memberi nafkah keempat adiknya, dan biaya hariannya. Akan tetapi, kalau gigih dalam usaha, dan tidak lupa diri, selalu kompak, dan semangat serta mensyukuri, Allah SWT akan menamba rezeki kita," kata Fadjri yang telah lama ditinggal ibunda tercintanya.

"Ilmu yang diperoleh kalau digunakan akan bisah menopang kehidupan sendiri, keluarga, dan buat orang lain," pungkasnya.

#GP | YORNALIS CAN | JML | RED

Post a Comment

0 Comments

PT.Andalas Nusantara Parlemen Mengucapkan, Selamat datang di Website www.goparlement.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga Anda puas, Tertanda; Rifnaldi (CE) Pimred