Kapoles Sijunjung AKBP Andry Kurniawan dan masyarakat Sumpur Kudus temu ramah dengan penuh kekeluargaan - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

loading...


Minggu, 12 Juli 2020

Kapoles Sijunjung AKBP Andry Kurniawan dan masyarakat Sumpur Kudus temu ramah dengan penuh kekeluargaan


Sijunjung(SUMBAR).GP- Kegiatan temu ramah dan Silaturahmi Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.IK.M.Hum dengan masyarakat kawasan Aliran Batang Sumpur yang diprakarsai Wali Nagari Sumpur Kudus, Sarijal, S.Ag berlangsung meriah, penuh keakraban di Sumpur Kudus, Sabtu (11/7).

Mengambil tempat depan Kantor Wali Nagari Sumpur Kudus,  di Jorong Pintu Rayo, tepat pukul 12.30 Wib,  kegiatan Silaturahmi dan temu ramah Bapak Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan tersebut, diawali dengan penyuguhan berbagai tari dari anak nagari setempat membuat Kapolres terkesima menyaksikan kebolehannya.


Kehadiran Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan S.IK, M. Hum di didampingi Pejabat teras Polres dan Kapolsek Sumpur Kudus dan jajarannya, Camat dan segenap unsur Pemerintahan Kecamatan Sumpur Kudus. 

Sebagai tuan rumah kelihatan hadir beberapa orang wali nagari di kawasan tersebut diantaranya,  Wali Nagari Sumpur Kudus, Silantai, Sumpur Kudus Selatan dan Wali Nagari Tamparungo beserta Ninik mamak, Alim Ulama,  Bundo Kandung, Pengurus dan anggota PKK, Staf Nagari Sumpur Kudus.

Bertindak sebagai pembacaan ayat suci Alquran Kasat Binmas Polres Sijunjung Iptu Syafril, S.Pd dan pembacaan doa keselamatan Kepala Kantor Urusan Agama(KUA) Kecamatan Sumpur Kudus, Tripuspida, S.Ag.


loading...

Wali Nagari Sumpur Kudus, Syarijal, S.Ag dalam kata  pembukaan  menyampaikan  
terima kasih atas kunjungan Kapolres Andry Kurniawan dan rombongan,  walaupun harus menempuh jalan yang cukup jauh dan melelahkan untuk  sampai di Nagari  Sumpur Kudus ini.

Lebih lanjut, Syarijal yang juga pengurus Forum Porwana Sijunjung itu, memaparkan profil singkat dan  jumlah penduduk yang ada nagari se aliran Batang Sumpur itu Nagari Unggan, Nagari Silantai, Nagari Sumpur Kudus. Nagari Sumpur Kudus Selatan dan Nagari Manganti dan punya jarak tempuh ke pusat  Kabupaten Sijunjung sekitar 64 Km dan pusat kecamatan sekitar 30 Km.

Berdasarkan jauh jarak dan banyak kejadian tindak pidana, kenakalan remaja, perkelahian, pencurian yang datang terang terangan kerumah warga, untuk itu kami berharap kepada  Bapak Kapolres Sijunjung , kiranya dapat ditempatkan  5 personil polisi untuk 5 nagari di kawasan Batang Sumpur tersebut.

Sumpur Kudus dijuluki Mekkah Darek oleh Sekh Ibrahim.

Ninikmamak dan tokoh masyarakat setempat H.Sudarman Dt.Bandaro Hitam menceritakan sejarah asal penamaan Nagari Sumpur Kudus dihadapan Kapolres yang baru bertugas di Sijunjung 1 bulan 20 hari ini, namun  sudah tiga kali berkunjung ke Sumpur Kudus ini.

Menurut H.S.Dt.Bandaro Hitam, asal muasal penamaan Nagari Sumpur Kudus ditandai dengan adanya "Batu Basurek" atau Prasasti di Muaro Batang Karangan yang ditulis dalam bahasa Kawi Jawa oleh Syekh Ibrahim yang berisi sumpah masyarakat Sumpur Kudus tidak akan pernah pindah agama atau yang disebut dengan murtad.

Bila mereka melanggar, kutukan Allah bakal menimpa Nagari Sumpur Kudus. Dengan adanya sumpah itulah Sumpur Kudus dijuluki sebagai "Makkah Darek" oleh  Syekh Ibrahim atau yang dikenal dengan sebutan "Niniak Tanah Bato" adalah orang yang pertama kali menyebarkan agama Islam di Sumpur Kudus pada sekitar abad ke-16 M. 

Ajaran agama Islam disiarkan secara perlahan oleh Syekh Ibrahim,  tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam, disitulah timbul keyakinan masyarakat Sumpur Kudus untuk memeluk agama Islam, masyarakat Sumpur Kudus pun di Islamkan oleh Syekh Ibrahim di sebuah "Payo" (telaga) yang sampai sekarang dikenal dengan sebutan "Payo Syahadat", oleh masyarakat Sumpur Kudus.

Mereka  direndam beberapa hari didalam Payo tersebut, kemudian disunatkan terlebih dalulu, adapun tujuan dari perendaman tersebut adalah untuk menghilangkan rasa sakit ketika disunat.

Sekarang nama payo syahadat diabadikan  sebagai nama sebuah jorong, yaitu Jorong Payo Syahadat, yang wilayahnya terletak disekitar payo tersebut. Nagari Sumpur Kudus merupakan wilayah paling awal menerima Islam, dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Sumatera Barat. Ada yang menyatakan abad ke-16, ada juga yang menegaskan awal abad 17 Masehi.

Pada kesempatan tersebut dalam kata perkenalannya Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan S.I. K, M. Hum merasa bangga dan bahagia mendapat pencerahan sejarah tentang asal asul nama Nagari Sumpur Kudus yang disampaikan H.S.Dt.Bandaro Hitam.

Lebih lanjut Kapolres Sijunjung, menyebutkan bertugas di daerah Sijunjung ini baru memasuki 1 bulan 20 hari, sudah 3 (tiga) kali berkunjung Kecamatan Sumpur Kudus.

Dikatakannya, situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas)  nerupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama, kita harus bekerja sama, agar roda ekomomi bisa berjalan dengan baik.

Saya juga berterima kasih, dapat diundang kesini, ujar Andry Kurniawan  bisa melihat pemandangan yang masih hijau, pemendangan begitu indah, ini patut kita syukuri dan kita jaga bersama agar tetap lestari, jangan sampai dirusak.

"Saya juga merasa tersanjung dengan  penyambutan yang sedemikian meriah, terlihat tokoh-tokoh masyarkat berbaur dan bersinergi, kompak dan penuh dengan rasa kekeluargaan masih terjalin erat. Mari kita menjaga kerukunan ini," ungkap Andry Kurniawan haru.

"Menyangkut isu-isu kamtibmas yang banyak kita dengar akhir-akhir ini, seperti perebutan tapal batas berujung pada konflik sosial, konflik sosial antara warga, konflik sosial antara tetangga, apabila tidak kita tangani dengan baik akan menjadi konflik vertikal," tegas Andry Kurniawan.

Diharapkan, Kapolres Bhabinkamtibmas disetiap Nagari untuk dapat memediasi permasalahn yang ada, permasalahan-permasalahan yang kecil tidak perlu dilakukan langkah hukum, upaya penegakan hukum adalah Upaya yang terakhir. 

"Kita coba lakukan pembinaan dan pencegahan, kalau sudah terjadi tindak pidana seperti kemaren pembunuhan, dan ini harus dilakukan langkah-langkah tindakan hukum yang terukur dan frofesional," tegas Andry Kurniawan.

Kedepan kata Kapolres, mudah-mudahan nanti  kita bisa tambah  dan akan  buat Subsektor untuk bisa diisi di sini dengan  Pos Polisi  untuk 5 (lima) Nagari daerah ini.

Berikutnya Kapolres menghimbau semua nagari  daerah ini untuk bisa membentuk kampung tangguh nusantara (KTN)  baik tangguh dibidang Covid-19 maupun 
tangguh dibidang ketahanan pangan.

"Kami prihatin dari pandemik ini kami harap kan kepada ibuk dan bapak untuk selalu  mematuhi protokol kesehatan, sekaitan dengan melaksanakan Pilkada serentak mari kita berperan sebagai Radiator yaitu sebagai pendingin pada setiap permasalahan-permasalahan yang ada," harap Kapolres.

Kasat Binmas Polres Sijunjung Iptu Syafril, S.Pd yang mendampingi Kapolres dalam kunjungan tersebut menyebutkan, selain perkenalan dan tatap muka, Kapolres Sijunjung juga menyampaikan penyaluran  beras bantuan dari Mabes Polri yang diserahkannya secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak  Covid-19.

#GP | Herman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS