KBRI Nairobi Perhatikan Perkembangan Kesehatan Anggota Penjaga Perdamaian PBB dari Indonesia - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

loading...


Jumat, 19 Juni 2020

KBRI Nairobi Perhatikan Perkembangan Kesehatan Anggota Penjaga Perdamaian PBB dari Indonesia


Nairobi(KENYA).GP– Salah satu fungsi Perwakilan Indonesia di luar negeri adalah fungsi pelindungan bagi para WNI yang berada di negara akreditasi tanpa terkecuali. KBRI Nairobi yang wilayah akreditasinya mencakup Seychelles, Uganda, Mauritius, Republik Demokratik Kongo dan Somalia juga mempunyai tugas untuk memberikan pelindungan bagi para Penjaga Perdamaian yang ditugaskan di di Kongo dalam United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of Congo (MONUSCO). Salah satunya bagi anggota Satgas Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda Kongo yang mengalami kecelakaan karena terbakarnya genset di kamp (24/03/2020).

Salah satu korban, Lettu Ckm. dr. Debi telah mendapatkan perawatan pertama di Rumah Sakit MONUSCO di Goma, RD Kongo kemudian mendapatkan perawatan di ICU selama dua bulan di rumah sakit di Kampala, Uganda dan akhirnya dipindahkan ke fasilitas kesehatan yang lebih baik, Rumah Sakit Aga Khan di Nairobi, Kenya.

Selama perawatan, KBRI Nairobi selalu memantau perkembangan kesehatan dr. Debi dan prajurit-prajurit lainnya yang menjadi korban kecelakaan tersebut. Saat dr. Debi dipindahkan ke Kenya, KBRI Nairobi baru dapat menjenguk langsung ke rumah sakit. “Di hari kedatangan, kami langsung menunggu kedatangan dr. Debi di IGD rumah sakit sembari menyiapkan kebutuhan awal, seperti kartu SIM dan uang setempat," ujar Pelaksana Fungsi Perlindungan WNI dan BHI, Wibanarto Eugenius. Setelah beberapa hari dirawat di Nairobi dan dinyatakan dapat menerima kunjungan, Duta Besar Indonesia untuk Kenya, Soehardjono Sastromihardjo langsung menjenguknya sembari membawakan nasi goreng khas Indonesia.

Makanan tersebut menjadi obat rindu akan tanah air karena sejak ditugaskan untuk MONUSCO, makanan Indonesia sulit untuk didapatkan. Dr. Debi ditugaskan di Satgas Kizi yang sehari-harinya berada di Mavivi, RD Kongo dekat perbatasan Uganda. Kontingen Garuda di daerah tersebut bertugas di medan yang berat. “Ancaman keamanan dari milisi lokal dan kelompok pemberontak selalu membayangi tugas kami," ujarnya. Dalam situasi tersbut Satgas Kizi ditugaskan membangun dan memperbaiki jalan, jembatan, dan infrastruktur penunjang lainnya.

Sebagai dokter militer, dr. Debi bertugas untuk menangani prajurit yang sakit atau terkena kecelakaan. “Tugas saya mem-back up keselamatan kerja dan menjaga kesehatan prajurit," jelasnya. Selain ancaman keamanan, terdapat sejumlah penyakit menular yang mematikan seperti malaria, COVID-19, hingga ebola yang menjadi epidemi di wilayah tersebut.


#GP | Sumber: KBRI Nairobi | RED

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS