Mandi Aie Angek Diyakini Dapat Sembuhkan Penyakit Stroke

Solok (SUMBAR).GP- Kolam mandi air panas (pemandian aie angek) di Bukit Kili, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat setiap hari selalu ramai dikunjungi. Disamping ramai oleh warga setempat, yang akan mandi air panas, pengunjung lain dari luar daerah juga sering datang untuk mandi dan berendam air panas tersebut.

Mereka mandi di kolam aie angek itu, bukan saja sekedar mandi memebersihkan diri layaknya mandi dua ato tiga kali sehari, tetapi mandi dan berendam disana diyakini dapat menghilangkan pegal-pegal dan menyembuhkan penyakit stroke.

Terkait mandi atau berendam aie angek dapat menyembuhkan penyakit stroke tersebut, diakui seorang warga Kubung, yakni Asep. Menurut pemuda berusia 42 tahun itu, dirinya awal mengalami stroke sekitar 4 tahun lalu.

"Kala itu, awal saya kena penyakit mengalami kelumpuhan hampir di seluruh tubuh. Tak bisa jalan juga tak bisa berbicara," ujar Asep disela-sela mandi aie angek kepada GP, belum lama ini.    
   
Pria paruh baya itu melanjutkan, diketahui dirinya mengalami stroke, pihak keluarga langsung membawanya ke rumah sakit stroke yang ada di Kota Bukittinggi.

"Kala itu, hanya beberapa hari saya dirawat di rumah sakit, kemudian saya minta pulang," cerita Asep.

Sejak kembali ke rumah, katanya lagi, ia minta kepada keluarga untuk diantar ke kolam aie angek.

"Setiap pagi, sekitar pukul 9 pagi, saya selalu diantarin keluarga kesini. Kerjaan saya mandi, berendam, mandi dan berendam lagi. Kalau tengah hari lapar, ya makan, karena dari rumah dibekali nasi. Sore sekitar pukul 4, pulang karena keluarga sudah menjemput. Begitulah kegiatan saya selama kurang lebih 3 bulan hingga saya kembali normal dan sehat," ungkap Asep. 

Namun, penyakit Asep itu bertahan beberapa tahun saja, awal bulan puasa kemarin, dirinya kembali diuji penyakit yang sama. Dia kembali lumpuh dan sulit berbicara seperti awal terkena penyakit stroke dulu.

"Tepatnya seminggu bulan puasa kemarin, saya kembali dapatkan ujian yang sama. Tapi saya tidak berputus asa. Kepada keluarga, saya minta diantar lagi ke sini. Selama kurang lebih 2 minggu, pagi saya diantar kesini dan sore nya dijemput," ujar Pria yang dulunya merupakan sopir truk antar Provinsi Jawa- Sumatera ini.

Ia mengaku, selama kurang lebih 2 minggu bulan Ramadhan lalu, dirinya sudah mampu berdiri dan berbicara meski tidak seperti orang sehat umumnya. 

"Sejak saya merasa mampu berbicara dan berdiri meski belum kuat, akhirnya setiap hari saya kesini dari rumah sendiri saja. Dari rumah naik angkot, turun di tugu pertigaan depan dan jalan kaki kurang lebih 20 meter, sampai ke kolam ini. Saya tidak ingin merepotkan keluarga dan makan siang saya beli ke warung depan," katanya.

Asep mengaku, belum mengetahui entah berapa lama lagi terus mandi dan berendam air angek di kolam itu.

"Saya belum tahu entah berapa lama setiap hari mandi dan berendam di sini. Tapi, Alhamdulillah sejak pertengahan puasa kemarin hingga hari ini, saya sudah bisa berangkat dan pulang sendiri serta lancar berbicara seperti yang abang dengar," ujarnya sambil tersenyum. 

Bersama Asep, di kolam aie angek Bukit Kili itu ada beberapa orang pria lain dengan penyakit yang sama dan mereka juga mengaku mengalami perubahan kesembuhan yang sama pula.

"Yang penting saat berobat, kita meyakini proses pengobatan atau bentuk obatnya itu. Kalau kita yakin dengan mandi dan berendam dengan air angek ini sebagai obat stroke, InsyaAllah sembuh," ujar Mak Apuak, yang mengalami penyakit sama dengan Asep.

Sekedar tips dari mereka, bagi yang mengalami stroke, sebaiknya mandi dan berendam di kolam aie angek adalah siang hari bukan dimalam hari.

"Mandi pada siang hari, keringat akan keluar dan pertukaran atau perubahan suhu antara siang dan malam dipastikan akan berbeda dirasakan tubuh kita," ungkap Mak Puak diamini oleh mereka yang lain. 

#GP | AN

Post a Comment

0 Comments

PT.Andalas Nusantara Parlemen Mengucapkan, Selamat datang di Website www.goparlement.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga Anda puas, Tertanda; Rifnaldi (CE) Pimred