Sijunjung (SUMBAR).GP– Owner Pertenunan Jembatan Merah Silungkang, Kota Sawahlunto, Asrul, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Sumatera Barat, Dr. Bakhtiar, M.Ag, atas deklarasi Pertenunan Jembatan Merah sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Sumbar.
Deklarasi yang disampaikan Ketua PWM dalam Muspimwil ke II di Balairung Lansek Manih Sijunjung, Sabtu (7/2/2026) tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi Persyarikatan Muhammadiyah sekaligus mendukung produk lokal khas Sumatera Barat agar semakin berdaya saing di tingkat nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWM Sumbar Dr. Bakhtiar, M.Ag yang telah mendeklarasikan produk Pertenunan Jembatan Merah sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah di Sumatera Barat,” ujar Asrul.
Asrul yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sawahlunto menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung seluruh kebutuhan sandang Muhammadiyah di Sumatera Barat.
“Kami siap memenuhi semua kebutuhan Muhammadiyah Provinsi Sumbar, baik sarung, pakaian anak sekolah, maupun pakaian seragam utusan Muhammadiyah Sumbar dalam kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) di Kota Medan,” tegasnya.
Menurutnya, penetapan Pertenunan Jembatan Merah sebagai AUM Muhammadiyah tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga menjadi bentuk nyata pemberdayaan industri tradisional Silungkang yang telah dikenal luas sebagai sentra tenun khas Minangkabau.
Ia berharap, sinergi antara Muhammadiyah dan pelaku usaha lokal ini dapat terus diperkuat guna mendukung gerakan dakwah, pendidikan, dan sosial Muhammadiyah melalui penguatan ekonomi umat yang berkelanjutan.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar