Sijunjung (SUMBAR).GP – Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur menerima kunjungan Tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin Kepala Bidang Pemerintahan Nagari, Desrianto Boy, S.Pd., M.Si, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat ini membahas Program Nagari Creative Hub (NCH), serta penguatan BUMNag dan Koperasi Merah Putih.
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis bagi Nagari Tanjung Bonai Aur, yang merupakan salah satu nagari yang diusulkan untuk menjalankan Program Nagari Creative Hub dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung.
Kehadiran tim DPMD Provinsi Sumatera Barat disambut antusias oleh jajaran Pemerintah Nagari, perangkat nagari, serta unsur lembaga kemasyarakatan.
Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Hendra Basri, A.Md. NL.P dalam sambutannya memaparkan secara komprehensif berbagai kesiapan nagari dalam mendukung implementasi Nagari Creative Hub.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Nagari telah menyiapkan sejumlah sarana dan konsep pendukung, mulai dari penyediaan akses WiFi gratis, keberadaan sanggar kesenian tradisional sebagai pusat pelestarian budaya, hingga penguatan ekosistem UMKM berbasis digital.
“Program Nagari Creative Hub ini kami harapkan menjadi wadah kolaborasi antara pelestarian seni budaya tradisional dengan pengembangan ekonomi kreatif berbasis teknologi dan kearifan lokal,” ujar Hendra Basri dalam paparannya.
Selain pemaparan materi, tim DPMD Provinsi Sumatera Barat juga diajak meninjau langsung sejumlah lokasi strategis yang direncanakan menjadi bagian dari pengembangan NCH, di antaranya kawasan Medan Nan Bapaneh dan Medan Nan Balindung, serta Gedung Koperasi Merah Putih Tanjung Bonai Aur yang telah rampung 100 persen pembangunannya.
Pembahasan juga mencakup penguatan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Sinergi antara BUMNag, Koperasi Merah Putih, dan konsep Creative Hub diharapkan mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan identitas budaya Minangkabau.
Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur menaruh harapan besar agar Program Nagari Creative Hub dapat segera terealisasi di wilayahnya. Program ini tidak hanya ditujukan untuk pelestarian seni dan budaya tradisional, tetapi juga untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM berbasis digital, inovasi teknologi dengan pendekatan kearifan lokal, serta penguatan pembangunan berbasis masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Nagari Tanjung Bonai Aur optimistis dapat menjadi percontohan Nagari Creative Hub yang mampu mengintegrasikan budaya, teknologi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
#GP | HB.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar