50 Kota (SUMBAR).GP - Klub SSB KU-12 Victori Hitam dari Kota Galamai Payakumbuh di laga partai final berhasil menumbangkan musuh bebuyutan Liberty United Lima Puluh Kota, dengan angka tipis 1 - 0.
Dengan kemenangan tersebut, Victori berhasil memboyong tropy bergilir "Darul Hasanah", yang diserahkan oleh Ketua Panitia H.Meky.S.Ag, langsung diterima pemain depan Hafis. Disamping tropy bergilir, Victory Hitam juga memperoleh tabanas sebesar Rp. 2.500.000,-
Kendati Liberty United hanya menduduki posisi Runner-Up, panitia menyerahkan keseluruh pemain berupa medali, dan juga tabanas sebanyak Rp. 2.000.000,-
H. Meky. S.Ag dalam pidato penutupannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, official, pelatih dan seluruh klub SSB yang hadir.
Bagi klub yang gagal, jangan berkecil hati dulu, artinya kemenangan yang tertunda.Bagi klub yang berhasil menang, janganlah euporia terlebih
dahulu, tapi syukuri kepada Allah, dan ingat bulan Oktober 2025 tropy bergilir Darul Hasanah akan kita perebutkan kembali, harap Meky akhiri sambutannya.
Jalan Partai Final
Ambisi Victori Hitam untuk bertemu dengan Liberty United di partai final akhirnya terwujud juga. Laga grand final antara Victori Hitam vs Liberty United, berlangsung di lapangan hijau Permata Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten lima Puluh Kota, Minggu (9-2-2025).
Partai final ini banyak ditunggu-tunggu oleh penggemar sepak bola tidak hanya dari Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota saja, penggemar dari Bukittinggi, Padang, Padang Panjang, Batusangkar, dari Duri Riau pun ikut bergabung memberi dukungan baik itu untuk klub Victori main klub Liberty.
Begitu wasit meniup pluit pertanda pertandingan dimulai, pemain depan dari Victori Kaka - Kevin sedikit mengalami demam lapangan, masih untung pemain belakang, ditempati Kevin dan Havis, seluruh serangan liberty yang dilancarkan oleh pemain sayap Raul dan Hail dapat dipatahkan, tambah lagi penjaga gawang Abiyu bermain cemerlang.
Demam lapangan ini tidak berlangsung lama, menit ke-5 kedua klub mulai panas dan bermain keras dan sedikit kasar masih untung wasit tidak mengeluarkan kartu merah.
Pelatih Victori Yudifo Yandri merubah strategi, semula serangan terfokus dari penyerang tengah, kini dialihkan melalui pemain sayap ditempati Kevin dan Azik.
Pada menit ke-10, Kevin secepat kilat mampu melampauwi langsung umpan pendek kepada Kaka, tanpa pikir panjang dengan tendangan salto mini Kaka mampu merobek jala Liberty yang dijaga Zikri, sehingga merubah keadaan menjadi 1 - 0.
Ketinggalan satu angka Liberty meningkatkan serangan secara seporadis melalui Yuda, Kenzi, Alif dan Habib. Seluruh serangan yang dilancarkan Liberty dapat diantisipasi oleh pemain Victori.
Begitu pluit panjang pertandingan usai stand tidak berubah 1 - 0. Tepuk riuh penonton membahana memenuhi lapangan Permata Taeh Baruah.
Ketika wartawan GP Novi menghubungi pelatih Victori Yudifo Yandri usai pertandingan menjelaskan, sebenarnya anak asuhnya bisa bermain lebih agresif, tapi kasihan saya, pasalnya dua jam lalu Victori baru saja selesai kompetisi di Guguak, Alhamdulillah juga menang, ungkap Madin panggilan akrabnya.
Ketika ditanya prestasi Victori, Madin menjelaskan, bulan Oktober 2024 Victori mewakili Sumatera Barat dalam kompetisi "Indonesia Grassroots Champions ( IGC) di lapangan PSF Jakarta Selatan, Alhamdulillah keluar sebagai Runner-Up, ungkap Madin sembari tersenyum.
#GP | Novi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar