Laporan Dari Laboratorium, Matan Wakil Walikota Padang Panjang dan Istrinya Dinyatakan Positif Covid-19 - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

loading...


Selasa, 23 Juni 2020

Laporan Dari Laboratorium, Matan Wakil Walikota Padang Panjang dan Istrinya Dinyatakan Positif Covid-19


Padang Panjang(SUMBAR).GP- Setelah ada informasi yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Jasman Rizal selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera tentang hasil  Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, melaporkan bahwa: dari 1.024 sample swab yang dikirim berbagai rumah sakit di Sumbar berdasarkan hasil survailance, sementara sampai pukul 05.00 WIB terkonfirmasi sample positif sebanyak 5 orang dan sembuh 21 orang.

Lima yang positf;

1. Kabupaten Padang Pariaman 2 orang

2. Kota Padang Panjang 2 orang

3. Kabupaten Solok Selatan 1 orang

Dari hasil monitoring goparlement.com dilapangan, 2 warga kota Padang Panjang yang postif Covid-19 tersebut adalah mantan Wakil Walikota Padang Panjang dr. Mawardi bersama istrinya.

“Pagi ini kita mendapatkan laporan dari laboratorium, 2 orang positif corona yaitu mantan Wakil Walikota Padang Panjang pak Mawardi dan istrinya,” ujar Kadis DKK Padang Panjang Nuryanuwar kepada goparlement.com, Selasa (23/06/2020).

Ia menyebutkan, pasien positif kembali ditemukan setelah tidak ada penambahan kasus selama 2 bulan terakhir.

“Kami menduga ini klaster baru,” ujarnya.

Awalnya, kata Nuryanuwar, istri Mawardi mengalami sakit dan dirawat di Rumat Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang sejak Sabtu (20/06/2020).

Kemudian ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan dilakukan pengambilan sampel spesimen pada Minggu (21/06/2020).

“Kita juga langsung ambil sampel pak Mawardi. Hasilnya, keduanya positif,” ujarnya.

Saat ini kedua pasien berada di RSUD Padang Panjang. Mawardi diisolasi karena tidak memiliki gejala, sedangkan istrinya dirawat karena memiliki penyakit lainnya.

Nuryanuwar mengatakan, pihaknya akan melakukan tracing dan tracking terhadap kedua pasien, untuk memutus rantai penyebaran virus.

"Karena Pak Mawardi dikenal sebagai salah satu dokter di Padang Panjang yang memiliki banyak pasien. Kita akan tracing dan tracking,” bebernya.


#GP | RED

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS